Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Smart Woman

Pelayanan Masyarakat Dinilai Belum Maksimal

HINGGA Saat ini, banyak masyarakat belum puas dengan pelayanan yang diberikan pemerintah.

Tayang:
Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

Nama lengkap : Landa Sofia Tumiir
Tempat Tanggal Lahir : Bitung, 30 agustus 1982
Hobby : makan
Warna kesukaan : Hijau
Makanan kesukaan : Gado-gado dan nasi goreng.
Nama Orangtua
Ayah : Lexi J Tumiir
Ibu : Caroline Karamoy
Aktivitas : Ikatan Putra Putri Bitung, karang Taruna Bitung,
Prestasi : putri bitung 2004


HINGGA
Saat ini, banyak masyarakat belum puas dengan pelayanan yang diberikan pemerintah. Bahkan beberapa aparat pemerintah terlihat masih setengah-setengah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut mantan Putri Bitung 2004, Landa Sofia Tumiir, masih banyak kekurangan yang dilakukan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Satu contoh kecil yakni adalah dalam pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Untuk membuat KTP saja repotnya minta ampun, harus kesini dulu baru kesitu, terlalu ribet dan membingungkan. Setelah itu proses pembuatan KTPnya membutuhkan waktu yang lama pula," kata Landa saat ditemui Tribun Manado, Jumat (14/9).

Menurut Karyawati PT Bank Mega Tbk Cabang Manado ini, terkadang beberapa aparat pemerintahan mendahulukan orang yang dikenalnya daripada masyarakat yang sudah lama mengantri. Bukan itu saja, bahkan saat ini terlihat beberapa fasilitas publik yang sudah di bangun tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

"Ini kan buang-buang anggaran. Sudah di bangun malah tidak dipergunakan sama sekali, sehingga fasilitas publik seperti halte terabaikan dan tidak terawat dengan baik," ujarnya.

Wanita berambut panjang ini menuturkan, seharusnya pemerintah mencari cara efektif dalam pembuatan KTP, sehingga masyarakat tidak kebingungan dalam membuat KTP dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Selain itu juga, pemerintah telah merencanakan program infrastruktur tempat ruang publik yang matang.

"Sehingga ketika infrastruktur itu selesai dibangun, bisa digunakan dengan baik oleh masyarakat dan pembangunannya pun tidak sia-sia," ucap perempuan berkulit putih ini.

Ia menyayangkan bila infrastruktur yang telah dibangun dengan memakan anggaran yang banyak justru tidak digunakan. Padahal kalau anggaran tersebut dialihkan ke sektor ril, justru bisa menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved