Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kriminalitas

Pengaruh Miras, Adrian dan Yan Dilaporkan Aniaya Siswa

Pulang sekolah, Adrian (17) dan Yan (20) dua siswa SMK PGRI Manado tak langsung pulang rumah.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pulang sekolah, Adrian (17) dan Yan (20) dua siswa SMK PGRI Manado tak langsung pulang rumah.

Keduanya singgah di pojok belakang Pengadilan Manado dan bersama teman - temannya menegak minuman keras.

Minum seteguk, namun gaya kedua remaja tanggung itu langsung berubah 180 derajat. Merasa kuat dan berkuasa, keduanya pun menghampiri Apri (17) siswa SMK Purnabahari Manado.

Apri saat itu baru saja selesai memesan papan nama dan tengah menunggu angkutan umum di zero point pada pukul 17.00 Wita. Dengan kasar, keduanya meminta uang pada Apri. Apri yang tak punya uang lebih menolak permintaan itu.

Ditolak, keduanya naik pitam. Dengan beringas, keduanya pun memukuli Apri. Merasa kalah tenaga, Apri pun melarikan diri. Kebelet nafsu, keduanya terus mengejar Apri hingga ke pos polisi yang ada di depan Multi Mart.

Aparat yang siaga langsung meringkus keduanya dan membawa pelaku dan korban ke polresta manado. Di hadapan penyidik, keduanya tak berkutik. Mabuk yang di alami, keduanya langsung hilang saat itu juga. "Ampun dan komandan," sebut Yan.

Ketika dibuka, salah satu siswa ini ternyata punya tato di sekujur tubuhnya. Keduanya, sempat ditanyai kemudian diberi pembinaan oleh penyidik yang polresta manado. Sementara itu, Apri ketika ditemui mengaku tak kenal dengan keduanya. "Apa salah saya, saya tak tahu mengapa dipukul," sebutnya.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved