Senin, 3 Agustus 2015

Mafia Tanah 'Hantui' Pembebasan Lahan Tol Manado-Bitung

Jumat, 7 September 2012 10:51

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID,  MANADO -  Alex Wowor, Kepala Kawasan Perekonomian Terpadu (Kapet) mengungkapkan, ada keuatiran praktik mark up harga tanah saat pembebasan lahan

"Pasti keuatiran ada," ujarnya kepada Tribun Manado, beberapa waktu lalu.

Untuk itulah kata Wowor, di tingkat Kabupaten/Kota dibentuk panitia pembebasan tanah untuk mengantisipasi mark up harga tanah

"Panitia ini terdiri dari orang-orang independen yang akan menilai harga tanah terjadi mark up atau tidak, disamping panitia pembanding," ungkapnya.

Kekuatiran akan muncul, oknum yang membebaskan tanah sebelum tanah itu dibebaskan pemerintah. "Nanti dari pemerintah baru bebaskan ke dia (oknum). Ini bisa terjadi Kalau ada yang orang cepat, punya informasi, kemudian," ungkapnya.

Namun, menurut Wowor, tidak juga semua kasus seperti itu, karena sejauh ini di lapangan khusus untuk pembebasan Jalan Tol Manado Bitung belum ditemui

Halaman12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas