• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Manado

Ekotria Bantah Ada Calo Mutasi

Selasa, 28 Agustus 2012 00:22 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Aldi Ponge

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Kabar yang beredar mengenai calo mutasi yang bergentayangan di Polda Sulut dibantah oleh Karo Sumber Daya Manusia SDM Polda Sulut Kombespol Ekotrio Budhiniar.

Ekotrio mengaku prihatin jika ada anggotanya yang masih percaya dengan perilaku para calo yang menawarkan posisi dengan meminta sejumlah uang. Dia menjamin anak buahnya di biro SDM tidak akan pernah melakukan hal tersebut sesuai pengakuan para korban. "Anak buah saya semuanya takut. Sebab saya sudah bilang jika ada yang membocorkan rencana mutasi akan dipecat," ujar Ekotrio di ruang kerjanya, Senin (27/8/2012).

Ekotrio mengatkan hingga kini dirinya percaya terhadap anakbuahnya. sehingga saat kembali kemarin subuh dari Jakarta usai berlibur lebaran dirinya kaget mendengar adanya  oknum yang mengaku bahwahannya yang melakukan hal tersebut. "Jika ada yang mengaku seperti itu ceklah tau telpon langsung. Masak semudah itu dia kena tipu apalagi anggota polisi.Yang jelas staf saya tidak akan bocorkan itu. Karena kalau bocor berarti tidak profesional resikonya dicopot," kata Ekotria sambil mengatakan yang akan dipecat mulai kepala bagian hingga tukang ketiknya

Jadi sebagai penanggangjawab dalam pembinaan personil kalau ada halseperti itu dia meminta untu tidak dipercaya. Dia mengatakan tidak mudah dalam mengadakan mutasi jabatan pasalnya seorang saja dimutasikan atau pensiun maka ibarat gerong kereta api maka posisi yang lain juga akan ikut.  " Mutasi itu deret hitung kita pindakan orang akan sepuluh gerbongnya yang akan ikut,"  jelas Ekotrio.

Dia mengatakan setiap mutasi dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan bersifat rahasia. Perwira yang akan dimutasi harus melalu rapat dewan kebikan yang beranggotakan Wakapolda, Irwasda, Kabid propam dan dirinya sebagi Karo SDM. "Harus melalui rapat dewan kebijakan. saya hanya menjual jadi jika meyakinkan maka anggota yang dipromosikan akan diterima. Jika tidak satu saja tidak lolos maka yang lain juga akan batal," terang Ekotrio.

Hal tersebut dibenaran oleh Kapolda sulut Brigadir Jenderal Dicky Atotoy yang mengaku kaget mendengar kabar tersebut. Menurutnya modus tersebut telah terjadi sejak dahulu kala namun sekarang ini sudah jaman keterbukaan jadi tidak ada lagi hal seperti itu. " Jangan percaya kalau ada yang telepon. Pakai nalar ajalah. Kapolda aja belum tahu itu (Mutasi) apalagi mereka," ujar Atotoy sembari menambahkan waktu dekat ini belum ada roling besar-besaran.

Seperti diketahui, beredar kabar ada calo mutasi gentayangan di Polda Sulut. Sasarannya perwira menengah dan perwira pertama. Beberapa diantaranya mengaku pernah menerima panggilan dari nomor 0813159xxxx.  Modus operandinya adalah dengan menyebut nama Karo SDM Polda Sulut di awal mula percakapan. Dalam percakapan selanjutnya, pelaku berusaha meyakinkan bahwa dirinya bisa mengusahakan agar si perwira dapat di mutasi ke tempat yang diinginkan.

Setelah merasa rayuannya kena, suara di telepon itu kemudian menyebut angka-angka. Kepadanya di sodori angka dua juta untuk sebuah posisi. Korban di mintakan uang sebesar dua juta, uang itu di minta agar di setor lewat rekening BRI. Seorang perwira bahkan di mintai uang  sebanyak lima juta.
Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Rine_Araro
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
78516 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas