Sabtu, 1 Agustus 2015

Desa Tempok Tampilkan Marching Band Dapur

Jumat, 17 Agustus 2012 18:06

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Perayaan HUT kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-67 di Minahasa berlangsung semarak. Seperti sebuah perayaan pesta rakyat, ribuan orang turun ke jalan untuk melakukan pawai.

Pemandangan semarak terlihat pada perayaan HUT kemerdekaan RI di Kecamatan Tompaso. Seusai mengikuti upacara bendera di lapangan SLA Tompaso, peserta siswa SD sampai SMA dan masyarakat dari 20 desa di kecamatan tersebut melakukan pawai pembangunan. Sepanjang jalur pawai, ribuan orang berdiri disamping kiri dan kanan jalan untuk menyaksikan pawai tersebut.

Rombongan yang paling menarik perhatian adalah peserta dari Desa Tempok. Sekitar 10 ibu-ibu menampilkan atraksi cakalele. Penampilan mereka sangat total karena beberapa kali terlihat berguling-guling di aspal jalan yang panas.

Dibelakang penari cakalele ini nampak kelompok ibu-ibu menampilkan atraksi marching band. Namun alat yang digunakan tergolong aneh karena mereka membawa berbagai peralatan dapur, seperti wajan, tutup belanga, ember, sampai sapu lantai. Mereka beratraksi layaknya pemain marching band.

Hukumtua Desa Tempok, Stevie Lumentah mengatakan mereka memang sengaja menampilkan atraksi tersebut. Mereka ingin tampil beda dan menghibur warga yang menonton pawai pembangunan tersebut.

"Kami ingin tampil beda dan menghibur warga yang menonton. Banyak warga yang tertawa melihat aksi ibu-ibu yang nampak semangat menabuh peralatan dapur," ujarnya.

Kondisi semarak juga terlihat di Kecamatan Langowan. Ratusan kelompok gerak jalan ambil bagian dalam pawai perayaan HUT kemerdekaan RI ke-67. Anak-anak nampak semangat mengikuti pawai walau sengatan matahari terasa panas.

Halaman12
Editor: Rine_Araro
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas