Minahasa Selatan
Minsel Tetap Optimis Swasembada Beras
Meski telah melewati pertengahan tahun 2012, dan target pencapaian baru 50 persen, namun Dinas Pertanian Minahasa Selatan
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG- Meski telah melewati pertengahan tahun 2012, dan target pencapaian baru 50 persen, namun Dinas Pertanian Minahasa Selatan masih tetap meyakini target swasembada beras akan terpenuhi.
"Capaian sekarang kan sudah 36 ribu ton, dari jumlah keseluruhan target 70 ribu ton untuk tahun ini," jelas Decky Keintjem Kadis Pertanian dan Peternakan, Minggu (12/8).
Pencapaian tersebut, harus didukung dengan dipertahankannya jumlah produksi gabah kering, dan lahan pertanian, pasalnya, hingga saat ini, luas lahan pertanian terus mendapat gangguan karena adanya alih fungsi lahan.
"Banyak yang berani lakukan itu, dan kami sudah laporkan hal tersebut, nanti tinggal menunggu konsekuensinya, dan itu sangat disayangkan, padahal pemilik lahan sudah kami peringatkan," jelas dia.
Selain itu, swasembada beras harus juga dirasakan oleh masyarakat Minsel, karena selama ini yang terlihat, meski dikatakan swasembada beras, namun masyarakat Minsel, kebanyakan malah mengonsumsi beras dari daerah luar, semisal Palu.
"Ya kebanyakan memang, petani Minsel jual hasil panen mereka ke luar daerah, dan mereka lebih memilih konsumsi beras dari luar daerah, yang lebih murah harganya," jelasnya.
Sehingga, perlu adanya kerjasama dinas Perdagangan untuk mengatur stabilitas harga."Cari solusinya, supaya petani menjual beras mereka di Minsel," jelasnya. (Amg)