Pertambangan
Belum Ada Tambang Liar di Gorontalo
Apabila ada kegiatan pertambangan liar yang ada di provinsi Gorontalo, dinas pertambangan akan menindaklanjuti dan membina.
TRIBUNMANADO.CO.ID , GORONTALO - Apabila ada kegiatan pertambangan liar yang ada di provinsi Gorontalo, dinas pertambangan akan menindaklanjuti dan membina.
Ace Lihawa, Kepala Bidang Sumber Daya Mineral, Dinas Kehutanan dan Pertambangan provinsi Gorontalo, menjelaskan, pertambangan liar yang dimaksud adalah kegiatan yang tidak ada legalitasnya. "Di Gorontalo ini belum ada, apa itu pertambangan liar ?," ungkapnya kepada tribungorontalo.com, Rabu (8/8/2012).
Selama ini, kalau pun memang ada tentu melalui tingkat pemerintah daerah kabupaten akan ditertibkan. "Biasanya kalau ada pertambangan harus ada ijin dulu di pemda tingkat kabupaten, kalau tidak ada ini pasti tidak boleh beroperasi," tegasnya.
Sementara, dinas pertambangan provinsi pun bertugas sebatas memberikan masukan dan imbauan terkait dengan kegiatan pertambangan yang sesuai prosedur aturan hukum.
"Kita selalu berikan pembinaan agar kegiatan pertambangan berjalan baik, berikan manfaat banyak orang," ujarnya.
Biasanya, bila memang terjadi pelanggaran di lapangan tentu pemerintah daerah bersama kepolisian daerah Gorontalo bahu-membahu menindak kegiatan tambang yang menyalahi hukum. "Dipantau juga dari kepolisian," kata pria yang pernah bertugas di Dinas Pertambangan Sulawesi Utara tahun 1989 hingga 2001 ini.
Melihat hal itu, ditempat terpisah sebelumnya, Kepala Bidang Lingkungan, Badan Lingkungan Hidup, Riset, dan Teknologi Informasi, Rugya Biki, menegaskan, tutupan hutan daerah Gorontalo sudah berkurang. "Hutannya sudah parah mengalami hutan kritis, banyak terjadi penebangan," tuturnya.
Daerah yang dinyatakan parah tersebut adalah daerah Kabupaten Boalemo, Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bone Bolango. "Akibat dari pertambangan ilegal yang belakangan baru dibuka," katanya.
Penyebab hal itu, ungkap Rugya, lahan mengalami pertambahan kritis sampai 30 hingga 40 persen. "Terjadi di perjalanan tahun 2012 ini," urainya