Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kuliner

Rumah Makan Pangsit Tompaso, Sehari Jual 400 Porsi

Rumah Makan Pangsit Tompaso tidak asing lagi bagi sebagian warga Sulut. Saking terkenalnya, rumah makan ini telah menjadi ikon Kecamatan Tompaso.

Tayang:
Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

Rumah Makan Pangsit Tompaso tidak asing lagi bagi sebagian warga Sulut. Saking terkenalnya, rumah makan ini telah menjadi ikon Kecamatan Tompaso.

Setiap hari ratusan warga dari berbagai penjuru Sulut selalu mendatangi rumah makan tersebut untuk mengobati rasa lapar mereka. James Singal, koki di rumah makan tersebut mengatakan, setiap hari sekitar 400 pelanggan selalu singgah di rumah makan itu. Dari 400 pelanggan, 90 persennya berasal dari Minahasa Tenggara, Tomohon, Manado, Minahasa Selatan dan Bitung.

Melihat menu yang disajikan, rumah makan ini terkesan biasa-biasa saja. Menu Chines Food menjadi andalam rumah makan yang telah buka sejak 1970-an ini. Menu makanan seperti mie kua pangsit, cap cae, mie goreng, nasi goreng, dan beberapa menu lainnya sepintas sama seperti rumah makan chines food lainnya. Penyajiannya juga terlihat sama seperti menu-menu lain pada rumah makan lain.

Namun saat telah mencicipi makanannya, semua orang pasti akan berkomentar kalau masakan yang disajikan pasti sangat enak. Semua bumbu masakan diolah sedemikian rupa membentuk penganan yang sangat lezat.

James yang bagi warga sekitar rumah makan tersebut biasa disapa Uri mengatakan tidak ada bumbu rahasia dalam mengolah masakan tersebut. Bahan-bahan yang digunakan adalah sayuran, daun bawang, bawang putih, daging, dan air kaldu.

"Tidak ada bumbu rahasia dalam mengolah makanan. Kami hanya mengandalkan keahlian memasak. Kunci makanan lesat bukan tergantung dari bumbu, melainkan dari keahlian mengolah masakan, termasuk penentuan waktu yang tepat untuk memasukkan bumbu," ujar pria yang menjabat sebagai Hukumtua Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompaso.

Dari semua menu makanan yang disediakan, menu yang paling laris adalah menu yang paling sederhana, yaitu mie pangsit kua. Sekitar 70 persen pelanggan memesan menu ini.

Sinta Sumampouw, warga Sario, Manado mengatakan dirinya selalu rutin makan di rumah makan tersebut. Menurutnya, setiap pulang dari tempat kerja di Mitra, dirinya sering mampir di rumah makan tersebut.

"Saya dan teman-teman sangat senang makan di rumah makan ini. Rata-rata kami makan disini tiga kali seminggu. Makanannya sangat enak dan sangat berbeda dengan masakan chines food di Manado. Harganya juga murah, karena satu porsi mie kua pangsit hanya Rp 15.000.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved