TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemdikbud) memastikan pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG)
di gelombang kedua akan berjalan lebih baik. Kementerian menjamin,
gelombang kedua yang digelar mulai 2 Oktober 2012 akan berhasil seratus
persen.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan
dan Penjaminan Mutu Pendidik (BPSDMP-PMP) Kemdikbud, Syawal Gultom
menjamin, UKG gelombang kedua tak akan tersandung masalah kevalidan data
dan ketidaksiapan infrastruktur lainnya.
"Gelombang kedua tak
akan lagi ada perbedaan data dan gangguan internet," kata Syawal melalui
pesan singkat, Kamis (2/8/2012) sore.
Syawal menjelaskan,
kesuksesan UKG di gelombang kedua ditentukan oleh perbaikan atas segala
kendala di gelombang pertama. Dia optimis, perbedaan data dan ganguan
internet tidak akan terjadi lagi.
"Semua akan lebih baik karena yang dipanggil hanya guru yang sudah submit," pungkasnya.
Sampai
hari keempat UKG digelar, sejumlah permasalahan masih saja ditemui.
Umumnya, para guru gagal mengikuti UKG lantaran tersandung masalah
ketidaksiapan infrastruktur dan perbedaan data guru peserta.
Atas
dasar itu, banyak pihak mendesak agar UKG dihentikan sebelum
dipersiapkan dengan lebih baik. Akan tetapi, Kemdikbud mengklaim banyak
daerah 90 persen sukses menggelar UKG.
UKG diikuti 1.020.000 guru
tersertifikasi. Pelaksanaannya lahir atas inisiatif pemerintah untuk
memetakan kompetensi guru. Hasil UKG akan digunakan sebagai data awal
pengembangan mutu para guru.