• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 16 September 2014
Tribun Manado

Kantor Imigrasi Manado Amankan Warga Korsel Tanpa Dokumen

Selasa, 31 Juli 2012 09:56 WITA

Laporan Wartawan Tribun Manado Pengasihan Susanto Amisan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kantor Imigrasi Kelas I Manado, belum lama ini berhasil mengamankan warga negara asing (WNA) tanpa memiliki dokumen lengkap. WNA tanpa dokumen yang tertangkap itu berinisial KKM alias Kim (43), asal Korea Selatan. Penangkapan wna asal Korea Selatan itu menurut Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Manado, Arthur R Mawikere SH MH, dilakukan di Desa Tumpaan Minahasa Selatan, Kamis (26/7) lalu.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Kim mengaku sudah satu tahun tujuh bulan berada di Indonesia, tujuh bulan diantaranya berada di Desa Tumpaan, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut. Selama di Tumpaan, yang bersangkutan bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT di Kota Manado. "Kim terbukti tidak memiliki dokumen Paspor dan Visa sehingga diamankan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Menurut Mawikere, penangkapan terhadap Kim dilakukan berkat informasi yang diberikan oleh warga sekitar kepada petugas imigrasi. Informasi itu ditindak lanjuti dengan melakukan pengintaian selama dua hari di rumah yang dicurigai sebagai tempat tinggal warga ilegal itu. Setelah sudah dipastikan, petugas langsung menangkap dan benar terbukti yang bersangkutan tak memiliki dokumen keimigrasian dan hanya memiliki identitas Surat Izin Mengemudi (SIM). "Saat ditangkap, sempat ada hambatan dari warga yang mempekerjakannya, namun karena bukti pelanggaran imigrasi jelas, kami langsung tahan yang bersangkutan," jelasnya kepada Tribun Manado, Senin (30/7).

Ditambahkannya, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh informasi yang jelas dan akurat soal tujuan yang bersangkutan berada di Indonesia tanpa dokumen keimigrasian. Keterangan yang diberikan kata Mawikere, tidak singkron dan simpang siur sehingga pihaknya mencurigai jangan-jangan yang bersangkutan adalah bagian dari agen asing yang sengaja disusupkan untuk melakukan infiltrasi di negara ini. "Sebagai bagian dari fungsi pertahanan, kami mencurigai jangan-jangan yang bersangkutan adalah mata-mata asing untuk tujuan infiltrasi," ungkap Mawikere. (tos)
Penulis: Susanto_Amisan
Editor: Andrew_Pattymahu
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75913 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas