Partai Politik
Motoh Siap Pimpin Golkar Tomohon
Siapa figur yang akan menggantikan Jefferson Rumayar alias Epe, sebagai Ketua Golkar Kota Tomohon masih belum terjawab juga.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON -- Siapa figur yang akan menggantikan Jefferson Rumayar alias Epe, sebagai Ketua Golkar Kota Tomohon masih belum terjawab juga.
Sebab, musyawarah luar biasa (Musdalub) partai berlambang pohon beringin ini, belum dijadwalkan juga oleh pengurus di tingkat provinsi.
Jeffrey Montolalu, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Tomohon mengatakan hingga kini belum ada jadwal pasti, soal pelaksanaan Musdalub dari DPD I Golkar Sulut.
“Soal pelaksanaan musdalub, kami tinggal menunggu petunjuk saja dari DPD I. Kapan saja, kami siap untuk mendukung,” jelasnya, kepada Tribun Manado, Senin (30/7).
Kendati belum ada jadwal pelaksanaan, namun sejumlah figur terus mencuat untuk memimpin Golkar Tomohon menggantikan Epe. Selain, sosok Wali Kota Jimmy Eman yang kini menjabat Sekretaris Partai di tingkat kota, mengemuka juga calon kuat lainnya seperti Jeffry Motoh, anggota Fraksi Partai Golar DPRD Kota Tomohon. “Saya siap maju dan bersaing dalam bursa pencalonan sebagai ketua partai dalam musdalub nanti,” tegasnya, kemarin.
Jika dipercayakan nanti memimpin Partai Golkar Tomohon, Motoh berjanji akan membawa partai ini menang pada Pemilu 2014 dan Pemilu Presiden. “Soliditas sesama kader diinternal partai akan terus saya bangun, tak ada lagi gesekan-gesekan, ancam-mengancam, atau pecat memecat. Saya akan rangkul semua, sesuai instruksi DPP Partai Golkar,” ujarnya.
Sebelumnya, Miky Junita Wenur, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulut mengatakan banyak figur yang berpotensi memimpin partai ini ke depan. Namun, dari sekian banyak figur itu, yang paling berpeluang besar adalah Jimmy Eman, sebab sudah teruji dan memiliki komitmen yang tak diragukan lagi untuk membesarkan partai.
Sedangkan Jimmy Eman, Sekretaris Partai Golkar Tomohon menegaskan semua kader harus selalu siap mengemban tugas, jika nantinya dipercayakan untuk mengemban tugas sebagai ketua partai. “Semua kader harus siap, siapa saja yang terpilih harus didukung, dihargai dan dihormati demi membesarkan partai ke depan,” tegasnya.