A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Buta Warna Lolos Seleksi Polisi - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Manado

Buta Warna Lolos Seleksi Polisi

Minggu, 29 Juli 2012 14:58 WITA
Buta Warna Lolos Seleksi Polisi
tribun pontianak
pagar polisi
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAMBI - Mabes Polri agaknya serius mengusut temuan mengejutkan selama proses penerimaan bintara dan tamtama di jajaran Polda Jambi. Bahkan, tim juga menelisik kemungkinan adanya kesengajaan dalam proses rekrutmen sehingga pendaftar buta warna lolos seleksi kesehatan.  

 Seperti diketahui Tim penyelia Mabes Polri selama 10 hari turun memeriksa Satker di Polda Jambi, termasuk proses penerimaan bintara Brimon dan Dalmas, serta tamtama Brimob dan Polair. Tim Mabes fokus mememeriksa calon siswa buta warna lolos seleksi kesehatan.

 Irwasda Polda Jambi Kombes Lutfi Lubihanto mengaku, temuan Mabes Polri akan menjadi rekomendasi pengambilan keputusan akhir penerimaan casis. "Temuan tim supervisi itu diajukan menjadi acuan rekomendasi guna keputusan," ungkapnya, Sabtu (28/7/2012). Selain itu, pihaknya juga tetap melakukan koreksi ke internal.

 Namun kondisinya masih menunggu tim supervisi Mabes Polri yang tengah melakukan pemeriksaan, terutama terhadap data-data hasil tes kesehatan casis bintara dan tamtama. "Kita menunggu hasil pemeriksaan tim supervisi," jelasnya. Dalam pemeriksaan, tim supervisi menengarai sejumlah kemungkinan.

 Diantaranya kendala penulisan, kesalahan pencatatan hasil pemeriksaan casis bagi evaluasi nilai saat full data, bahkan tim juga memeriksa kemungkinan adanya unsur kesengajaan dalam proses itu. Lutfi menyebut, meski ada pemeriksaan terkait itu, namun belum tentu ada unsur kesengajaaan dalam kasus pendaftar buta warna lolos seleksi kesehatan.

 Dia berdalih, hasil temuan tim supervisi masih harus dipelajari dulu. "Setiap kegiatan itu, kita juga melibatkan tim pengawas eksternal, karena dalam penginputan data juga ada pengawas eksternal yang mengawasi itu," kilahnya. Sementara itu, menyusul temuan buta warna itu, Edi Rahmadi yang dinyatakan lolos sementara, peringkat seleksinya lanjut terjun bebas.

 Dari peringkat 71 menjadi 180. Eri sendiri dikabarkan tidak menggunakan haknya mendaftar tamtama Brimob dan Polair. Terpisah, Kabid Humas AKBP Almansyah mengungkapkan, pendidikan Brimob ke Jawa Timur.

 Bintara ke Porong, dan tamtama ke Watukosek. Tamtama Polair ke Sampali, Medan. Sekolah Polisi Negara (SPN) Pondok Meja, Muaro Jambi buat pendidikan bintara Dalmas. "Hanya Brigadir Dalmas yang dididik di SPN Pondok Meja Muaro Jambi," sebutnya. Pengumuman hasil seleski dilakukan Jumat (27/7/2012).

 Sebanyak 180 casis bintara dinyatakan lolos sementara, dan 25 di antaranya lolos kualifikasi Brimob. Saat pengumuman, tim Mabes Polri menemukan ada seorang pendaftar buta warna. Sehingga peringkatnya diturunkan urutan terbawah.

Selain Eri, tim juga menemukan kondisi hampir serupa. Namun rekomendasi dokter seleksi menyelamatkan mereka. Khusus Eri dia terlempar dari seleksi bintara, dan dirinya juga tidak mengambil haknya mendaftar tamtama.
Editor: Rine_Araro
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75752 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas