TRIBUNMANADO.CO.ID- Nintendo memang tercatat meraih sukses dalam penjualan perangkat game
handheld Nintendo 3DS. Perangkat tersebut merajai penjualan dibandingkan
mesin game lain, terutama di Jepang. Kendati demikian, perusahaan ini
masih harus mereguk kerugian yang cukup besar pada kwartal pertama 2012
ini.
Besarnya kerugian yang dialami perusahaan penelur game
legendaris Mario Bros ini mencapai US$220.4 juta atau sekitar Rp 2,08
milyar dalam tiga bulan fiskal pertama 2012 yang dimulai April lalu dan
berakhir pada 30 Juni. Angka ini dinilai lebih baik dibanding periode
pertama 2011 dengan kerugian mencapai Rp 3,09 milyar.
Penyebab
utama kerugian tersebut diperkirakan akibat menurunnya penjualan produk
Nintendo selain Nintendo 3DS, yaitu Nintendo Wii dan DS. Mesin game
Nintendo Wii hanya terjual 710 ribu unit (dibanding 1.56 juta pada 2011)
sedangkan Nintendo DS sebanyak 540 ribu unit (tahun lalu sebanyak 1.44
juta unit).
Selain itu, diturunkannya harga Nintendo 3DS dibawah
harga produksi juga menyebabkan terjadinya kerugian meskipun banyak
unit yang terjual. Oleh karena itu, Nintendo mulai 25 Juli 2012 akan
menaikkan harga Nintendo 3DS kembali di atas harga produksi demi menekan
kerugian di kwartal kedua.