• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 21 Oktober 2014
Tribun Manado

FASI Sulut Buka Pendaftaran Diklat Terjun Payung

Kamis, 26 Juli 2012 00:57 WITA
FASI Sulut Buka Pendaftaran Diklat Terjun Payung
Ist
Diklat, untuk mencari generasi-generasi Pingkan Mandagi.
Laporan Wartawan Tribun Manado Fernando Lumowa

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sulawesi Utara bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulut membuka pendaftaran Pendidikan Latihan (Diklat) Kaderisasi  Atlet Olahraga Dirgantara Terjung Payung Sulut 2012.

Penanggungjawab Diklat, Letkol (Pnb) Jorry Koloay mengatakan, pendaftaran dibuka 23 Juli hingga 3 Agustus. Peminat bisa memasukkan lamaran beserta persyaratan administrasi ke Sekretariat I, Mako Lapangan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) Manado Jalan AA Maramis. "Atau di Sekretariat II, kantor Dispora Sulut, Jalan Diponegoro. Pendaftaran pukul delapan pagi hingga tiga sore setiap hari kerja," kata Danlanudsri Manado ini, Rabu (25/7/2012).

Pendaftar harus berusia 16-23 tahun yang dibuktikan dengan fotokopi Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, KTP (bagi yang 17 tahun ke atas), pas foto 4x6 berwarna dengan latar biru lima lembar, SKCK (Surat Keterangan Catatan Kriminal) dari kepolisian,  dan Surat Keterangan (SK) Sehat dari rumah sakit atau Puskesmas.(Syarat selengkapnya lihat grafis).

Pengumuman pendaftar yang lolos berkas akan dilaksanakan 4 Agustus. Mereka yang memenuhi syarat akan dipanggil untuk mengikuti tes kesehatan, psikologi, kesamaptaan jasmani (fisik) yang digelar 7-9 Agustus di Lanudsri Manado. Biaya tes lanjutan ini, Rp 250 ribu. "Itu sudah biaya tes, akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama tes," ujar Koloay.

Pingkan Mandagi, Sekretaris I Pelaksana Diklat mengatakan, selama mengikuti tes, peserta wajib tinggal di Mess TNI AU Lanudsri Manado. Pengumuman lolos tes tahap dua ini 10 Agustus 2012. Peserta yang lulus, berhak mengikuti Ground Training (Latihan Dasar) di Lanudsri Manado 2-7 September. "Pelatihan dasar berupa pengenalan dasar terjun payung, teori dan praktik dasar, pengenalan alat dan latihan fisik," kata atlet terjun payung andalan Sulut ini.

Setelah latihan dasar, peserta akan mengikuti Diklat Terjun Payung Metode Accelerated Free Fall (akselerasi terjun bebas) di Mako Paskhas TNI AU Bandung, Jabar selama tiga pekan, 10 September-2 Oktober.

Kadispora Sulut, Evans Steven Liow SSos MM mengatakan, diklat ini digelar sebagai upaya kaderisasi atlet terjun payung Sulut. Tak bisa dipungkiri, tahun-tahun terakhir, nama besar Sulut di dunia olahraga penuh tantangan ini mulai surut seiring berkurangnya atlet yang masih aktiv. "Agar mata rantai Sulut sebagai penghasil atlet terjun payung yang berprestasi nasional dan internasional tak putus," kata Liow.

Nama besar Sulut di dunia olahraga dirgantara ini identik dengan kiprah Mandagi bersaudara. Saat ini, tercatat hanya tinggal Pingkan Mandagi dan beberapa atlet lokal yang masih aktiv  ikut dalam berbagai ivent kejuaraan nasional dan internasional.
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75354 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas