Senin, 30 Maret 2015

Coco Tolak Bayar Pesangon Rp 2 Miliar

Senin, 23 Juli 2012 22:40 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Air mata Mauren Legoh pun mengalir ketika memaparkan keluhan eks Karyawan Coco Supermarket, di ruang Rapat DPRD Sulut, Senin (23/7/2012)

Mauren merupakan satu di antara puluhan eks Karyawan Coco Supermarket yang membawa aspirasi ke DPRD Sulut. Eks karyawan Coco mendatangi DPRD Sulut, setelah mediasi di DPRD Kota Manado dianggap belum memuaskan kepentingan mereka.

Mauren tak kuat menahan air mata ketika memaparkan unek-unek dihadapan personel Komisi IV Ivone Bentelu, dan Paul Tirayoh

Mereka membawa aspirasi soal kelanjutan proses anjuran pembayaran pesangon dari Disnaker Kota Manado oleh Coco Supermakert

"Torang nda pernah bilang siapa-siapa, ada banyak hal beking torang begini," ujarnya sembari melelehkan air mata.

Mauren mengungkapkan, tak ada angin dan hujan, tiba-tiba Coco tempatnya bekerja selama 14 tahun tutup. Ia pun diminta pindah ke cabang di Bitung. Namun belakangan, 127 Karyawan menolak pindah, karena tak ada transparansi menyangkut hal itu.

"Malu sekali torang, terima kabar seperti ini dari orang lain. Ini ibarat kita mau dipindahkan, tapi torang nintau," ungkapnya.

Halaman12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Robertus_Rimawan
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas