A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Coco Tolak Bayar Pesangon Rp 2 Miliar - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribun Manado

Coco Tolak Bayar Pesangon Rp 2 Miliar

Senin, 23 Juli 2012 22:40 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Air mata Mauren Legoh pun mengalir ketika memaparkan keluhan eks Karyawan Coco Supermarket, di ruang Rapat DPRD Sulut, Senin (23/7/2012)

Mauren merupakan satu di antara puluhan eks Karyawan Coco Supermarket yang membawa aspirasi ke DPRD Sulut. Eks karyawan Coco mendatangi DPRD Sulut, setelah mediasi di DPRD Kota Manado dianggap belum memuaskan kepentingan mereka.

Mauren tak kuat menahan air mata ketika memaparkan unek-unek dihadapan personel Komisi IV Ivone Bentelu, dan Paul Tirayoh

Mereka membawa aspirasi soal kelanjutan proses anjuran pembayaran pesangon dari Disnaker Kota Manado oleh Coco Supermakert

"Torang nda pernah bilang siapa-siapa, ada banyak hal beking torang begini," ujarnya sembari melelehkan air mata.

Mauren mengungkapkan, tak ada angin dan hujan, tiba-tiba Coco tempatnya bekerja selama 14 tahun tutup. Ia pun diminta pindah ke cabang di Bitung. Namun belakangan, 127 Karyawan menolak pindah, karena tak ada transparansi menyangkut hal itu.

"Malu sekali torang, terima kabar seperti ini dari orang lain. Ini ibarat kita mau dipindahkan, tapi torang nintau," ungkapnya.

Mirisnya sebanyak 15 eks karyawan Coco termasuk dirinya tak masuk daftar anjuran disnaker Manado atas pembayaran pesangon bersama 112 eks karyawan lainnya.

Sesuai anjuran pembayaran pesangon 112 eks karyawan bervariasi antara tujuh jutaan hingga puluhan juta rupiah. Diperkirakan dana Rp 2 Miliar lebih harus digelontorkan Coco.

PT Gapuran Utarindo Monditana yang membawahi Coco Supermarket pun langsung merespon anjuran disnaker tersebut dengan penolakan.

Menurut Robert Najoan, Store Manager Coco, perusahan tak berniat memutuskan hubungan kerja, namun hendak dimutasikan ke cabang di Bitung. Meski telah beberapa kali disampaikan hal itu, namun karyawan menolak, "Kita sudah sampaikan, panggil mereka kerja, namun menolak. Kalau
mau bayar pesangon, Kita kan tidak akan PHK orang. Kami akan Bayar upah sesuai kerja," ujarnya.

Sebenarnya dalam mediasi lalu, ada kesepakatan sebanyak 45 persen uang pesangon yang dibayarkan sesuai anjuran disnaker, namun tak mencapai kata sepakat.

Perusahaan pun kata Najoan siap bila mantan karyawan membawa kasus itu ke ranah hukum.

Paul Tirayoh, Anggota DPRD Sulut mengungkapkan, Komisi IV akan mengadakan rapat lanjutan membahas hal tersebut. "Kami akan panggil pihak terkait untuk mencari solusi. Dewan disini saya tekankan bukan pengambil keputusan, namun sebagai mediator untuk menyelesaikan persoalan itu," ujarnya.
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
75143 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas