Breaking News
Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Partai Politik

DPP Barnas Bakal PAW Jhon Gandaria

Pelaksanaan pemilihan umum tahun 2014 masih dua tahun lagi, namun nuansa politik mulai bergejolak.

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
zoom-inlihat foto DPP Barnas Bakal PAW Jhon Gandaria
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG - Pelaksanaan pemilihan umum tahun 2014 masih dua tahun lagi, namun nuansa politik mulai bergejolak. Seperti yang ditunjukan oleh partai Barisan Nasional (Barnas) yang tengah melakukan konsolidasi ditingkat kabupaten kota, dengan beberapa catatan kritis yang diperoleh yaitu bakal melakukan pergatian antar waktu terharap Jhon Gandaria anggota DPRD Kota Bitung dari partai Barnas yang dinilai tengah bermasalah.

"Dari hasil konsolidasi terkuat anggota DPRD atas nama Jhon Gandaria bermasalah, untuk itulah kami akan melakukan proses pergantian antar waktu (PAW)," kata pengurus DPP Barnas Tom Jones Tarigan di DPRD Bitung, Senin (2/7). Dijelaskannya alasan pihak DPP melalui DPD dan DPC Barnas melakukan PAW kepada Gandaria karena dinilai sudah tidak memiliki kontribusi kepada partai selama menjadi anggota DPRD Bitung, termasuk sebagaimana hasil pembicaraan dengan ketua badan kehormatan (BK) DPRD Bitung terkuat bahwa Gandaria jarang masuk kantor dan sering absen dalam rapat paripurna.

"Setelah mendengar dari ketua BK bahwa ia (Gandaria) jarang datang dan sering berkilah pada tatib anggota dewan, kami akan menggelar rapat pleno di DPP, DPD dan DPC untuk proses PAW," tuturnya. Lanjutnya proses ini tidak bisa dipastikan kapan pelaksanaannya karena tergantung kinerja dari KPU dan instansi terkait yang akan melakukan proses PAW tersebut. "Pasti kami pasti akan melakukan tindakan, tentunya dengan dukungan dari pimpinan DPRD sendiri dan harus mendapat pengawalan dan tanggung jawab dari ketua DPC Bitung," kata dia.

Selain itu pihak DPD dan DPP akan melakukan pemeriksaan kepada bendahara umum apakah anggota DPRD asal kota Bitung ini ada kontribusi untuk partai. "Harus ada kontribusi kedalam partai sebagaimana yang tertera di ADRT partai, kalau melanggar ADRT akan ada tindakan tidak pandang bulu siapa dia harus ada sanksi kepada semua anggota dewan maupun pengurus partai harus tunduk kepada partainya," tuturnya.

Ia menambahkan tujuan dari konsolidasi ini untuk persiapan verifikasi partai Barnas menghadapi pemilu 2014 mendatang. "Kami akan melakukan konsolidasi di semua pengurus, anggota dewan kota kabupaten dan provinsi di Sulut," ujarnya. Tarigan mengaku dirinya diberkan mandat dari DPP Barnas sebagai ketua DPD Barnas Sulut untuk melakukan konsolidasi. "Mengingat saat kepengurusan DPD partai Barnas di Sulut fakum, jadi yang ditugaskan untuk melakukan konsolidasi," tandasnya.

Sementara itu ketika dimintai keterangannnya, ketua Badan kehormatan (BK) DPRD Kota Bitung tidak menampik akan kinerja dari Jhon Gandaria yang kurang disiplin. "Secara umum kinerjanya minim, namun ia sering berkelit," kata Nurdin Duke. Dijelaskannya keberadaan Gandaria lepas dari alasan sakit hingga tidak masuk kantor sering ditemui oleh BK. "Bahkan pernah mencapai 6 kali berturut-turut tidak hadir rapat paripurna," tambahnya. Menurutnya dengan hadirnya kepengurusan DPD dan DPC Barnas memudahkan pihaknya untuk melaporkan kinerja dari anggota DPRD yang bermasalah. "Dari dulu kami tidak tau mau menyampaikan masalah ini, namun sekarang karena sudah ada kepengurusan sudah semakin mempermudah kami," tandansya.

Ketua DPC Barnas Bitung mengaku sering menerima keluhan dari konstituen yang melihat dilapangan anggota DPRD Bitung dari partai Barnas tidak optimal menyerap aspirasi konstituennya. "Banyak warga yang mendukung Barnas duduk di DPRD Bitung menelpon saya untuk mempertanyakan kinerja dari anggota DPRD dari partai Barnas tersebut," kata Reza Tular. Bahkan dari sebagian besar informasi yang ia himpun, Gandaria sering tidak masuk kontor sehingga aspiras konstituennya tidak tau mau sampaikan kepada siapa. "Saya sudah banyak yang mengeluhkan kinerja Gandaria yang duduk di DPRD Bitung," tandasnya.

Terpisah anggota DPRD Bitung dari partai Barnas Jhon Gandaria tidak bisa dimintai keterangannya terkait masalah yang bakal menjeratnya. Sejumlah wartawan yang coba bertemu dan menghubungi Gandaria tidak berhasil. "Adoh dari lima nomor yang dia miliki ada 6 nomor yang tidak aktif," katya seorang wartawan cetak.(crz)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved