Perampokan

Perampok Nasabah Bank Berencana Go Internasional

Dari hasil pemeriksaan pada pelaku, sebelum tertangkap Kamis (21/6/2012) sebetulnya Jumat-nya mereka tinggal foto untuk membuat paspor ke Vietnam.

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Komplotan perampok spesialis nasabah bank yang diringkus Unit Kejahatan dan Kekerasan Polda Metro Jaya pada Kamis (21/6/2012) lalu, berencana untuk go international. Kawanan perampok tersebut rupanya telah melakukan persiapan untuk aksi perampokan di Vietnam.

"Dari hasil pemeriksaan pada pelaku, sebelum tertangkap Kamis (21/6/2012) sebetulnya Jumat-nya mereka tinggal foto untuk membuat paspor ke Vietnam," ujar Kepala Sub Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jakaya AKBP Helmy Santika di Main Hall, Polda Metro Jaya, Minggu (24/6/2012).

Berdasarkan penyelidikan sementara, para perampok yang kerap menggunakan senjata api jenis FN dalam melakukan aksinya tersebut memiliki sejumlah pertimbangan hingga Vietnam menjadi sasaran rampok selanjutnya.

Di sana, nasabah bank biasa menyetorkan uangnya dalam jumlah besar. Sebagai modal, kawanan tersebut pun melakukan sejumlah aksi perampokan di wilayah pinggiran Jakarta.

"Mereka ini mainnya rata di Jakarta Utara, Pusat, Timur dan sebelum ke Vietnam mereka berencana main lagi di daerah pinggiran," lanjut Helmy.

Sebelumnya diberitakan, lima tersangka yang berhasil diringkus Unit Jatanras Polda Metro Jaya, pada Kamis (21/6/2012) lalu adalah HR (36), AN (22), DS (20), MY alias Edi (38), dan AM (45).

Satu tersangka berinisial RR (25) terpaksa ditembak karena berusaha melawan saat diringkus. Sementara AS, anggota TNI yang telah disersi tersebut, diketahui masih dalam pengejaran. Mereka adalah kelompok perampok di 15 tempat di Jakarta, yang korbannya rata-rata nasabah bank.

Tiga di antaranya ditangkap di Jakarta, lainnya ditangkap di Kuta (Bali), Palembang (Sumsel), dan Bandung (Jabar). Barang bukti yang disita dari kelompok perampok ini antara lain 2 pucuk pistol kaliber 9, 50 butir peluru kaliber 9, sebuah mobil Daihatsu Xenia, sebuah Toyota Innova, dua mobil Honda Jazz dan empat buah sepeda motor. Lainnya, satu laptop, satu bilah sangkur, sejumlah telepon seluler, dan sejumlah paku.

Editor: Robertus_Rimawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved