Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere
TRIBUNMANAD.CO.ID,
BITUNG - Malang nasib yang harus dialami Aprianus Tatipang alias Budo
(30-an) dan Yayan (31), warga Kelurahan Paceda lingkungan VI Kecamatan
Madidir yang nyaris tewas akibat tersengat aliran listrik, Rabu (20/6).
Kronologis dari peristiwa tersebut terjadi saat kedua pria yang
berprofesi sebagai tukang hendak menaikan besi ke lantai dua yang sedang
dibangun dari kediaman milik I Made Supendy yang terletak di Perumnas
Kelurahan Girian Weru Dua Kecamatan Girian.
"Keduanya hendak
menarik sejumlah besi berukuran 6 meter dari lantai dasar ke lantai dua
bangunan yang sedang dibangun," kata Fendi rekan sesama tukang. Ia pun
sontak terkejut setelah melihat Yayang lebih dulu jatuh dari lantai dua
ke lantai dasar.
"Saya terkejut saat melihat Yayang tiba-tiba jatuh dari
atas kebawah, usai melihat Yayang jatuh dilantai dua ternyata Budo juga
sudah tergelatak tak sadarkan diri," ceritanya di RSUD Manembo-nembo.
Fendi
pun bersama dengan sejumlahj rekan kerjanya langsung melakukan
pertolongan dengan melarikan Yayang ke RSUD Manembo-nembo dan Budo ke RS
Budi Mulia Bitung.
"Diduga besi yang mereka naikan keatas menyenai
kabel listrik dengan tegangan 20.00 volt diatas bangunan, sehingga
keduanya terhempas dan jatuh," tambahnya.
Kejadian ini sempat
membuat warga yang berkumin di perumahan tertua di Kota Bitung gempar.
"Aduh, ada orang ta strom," kata seorang ibu yang kemudian bergegas ke
tempat kejadian perkara (TKP).
Sejumlah warga pun tak melewatkan momen
tersebut untuk melihat apa yang terjadi. "Banyak orang ta kumpul dimuka
rumah yang setiap hari menyediakan jasa tempat foto copy," kata Yongky
warga sekitar.
Terpisah Kapolsek Bitung Barat membenarkan
peristiwa tersebut. "Kejadian tersebut merupakan kelalian dalam bekerja,
dimana bangunan lantai dua yang sedang dikerjakan posisi sangat dekat
dengan kabel listrik udara," kata Kompol Theo Wurangian.
Sementara itu
terkait dengan tinggi bangunan yang dekat dengan jaringan listri akan
dikoordinasikan dengan intsnsi terkait.
"Apakah diperbolehkan
ijin membangun padahal ketinggian bangunan sudah sangat dekat dengan
jaringan listrik tegangan tinggi. Kami akan cross cek lagi dengan dinas
tatakota atau dengan pihak PLN, karena bangunan yang sangat dekat dengan
jaringan listri sangat rentan terhadap resiko," tuturnyanya
Hingga
berita ini diwartakan kedua korban sedang menjalani perawatan di dua
rumah sakit yang berbeda. "Kedua mengalami luka bakar disekujur tangan
dan kakinya, akibat sengatan listrik," tandasnya.(crz)
Penulis : Christian_Wayongkere
Editor : Budi_Susilo
Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.
Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.