Trending Topics :
Dua Buruh Nyaris Tewas Tersengat Listrik
Tribun Manado - Rabu, 20 Juni 2012 21:50 WITA
Share |
20120620_christian_wayongkere_satu_diantara_korban_yang_di_rawat_di_rsud_menembo-nembo.jpg
TRIBUNMANADO/ CHRISTIAN WAYONGKERE
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG
- Malang nasib yang harus dialami Aprianus Tatipang alias Budo (30-an) dan Yayan (31), warga Kelurahan Paceda lingkungan VI Kecamatan Madidir yang nyaris tewas akibat tersengat aliran listrik, Rabu (20/6).

Kronologis dari peristiwa tersebut terjadi saat kedua pria yang berprofesi sebagai tukang hendak menaikan besi ke lantai dua yang sedang dibangun dari kediaman milik I Made Supendy yang terletak di Perumnas Kelurahan Girian Weru Dua Kecamatan Girian.

"Keduanya hendak menarik sejumlah besi berukuran 6 meter dari lantai dasar ke lantai dua bangunan yang sedang dibangun," kata Fendi rekan sesama tukang. Ia pun sontak terkejut setelah melihat Yayang lebih dulu jatuh dari lantai dua ke lantai dasar.

"Saya terkejut saat melihat Yayang tiba-tiba jatuh dari atas kebawah, usai melihat Yayang jatuh dilantai dua ternyata Budo juga sudah tergelatak tak sadarkan diri," ceritanya di RSUD Manembo-nembo.

Fendi pun bersama dengan sejumlahj rekan kerjanya langsung melakukan pertolongan dengan melarikan Yayang ke RSUD Manembo-nembo dan Budo ke RS Budi Mulia Bitung.

"Diduga besi yang mereka naikan keatas menyenai kabel listrik dengan tegangan 20.00 volt diatas bangunan, sehingga keduanya terhempas dan jatuh," tambahnya.

Kejadian ini sempat membuat warga yang berkumin di perumahan tertua di Kota Bitung gempar. "Aduh, ada orang ta strom," kata seorang ibu yang kemudian bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah warga pun tak melewatkan momen tersebut untuk melihat apa yang terjadi. "Banyak orang ta kumpul dimuka rumah yang setiap hari menyediakan jasa tempat foto copy," kata Yongky warga sekitar.

Terpisah Kapolsek Bitung Barat membenarkan peristiwa tersebut. "Kejadian tersebut merupakan kelalian dalam bekerja, dimana bangunan lantai dua yang sedang dikerjakan posisi sangat dekat dengan kabel listrik udara," kata Kompol Theo Wurangian.

Sementara itu terkait dengan tinggi bangunan yang  dekat dengan jaringan listri akan dikoordinasikan dengan intsnsi terkait.

"Apakah diperbolehkan ijin membangun padahal ketinggian bangunan sudah sangat dekat dengan jaringan listrik tegangan tinggi. Kami akan cross cek lagi dengan dinas tatakota atau dengan pihak PLN, karena bangunan yang sangat dekat dengan jaringan listri sangat rentan terhadap resiko," tuturnyanya

Hingga berita ini diwartakan kedua korban sedang menjalani perawatan di dua rumah sakit yang berbeda. "Kedua mengalami luka bakar disekujur tangan dan kakinya, akibat sengatan listrik," tandasnya.(crz)

Penulis : Christian_Wayongkere
Editor : Budi_Susilo

Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.

Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.


Download Tribun Manado Blackberry Launcher untuk memudahkan anda mengakses berita melalui perangkat blackberry.


Facebook Comments
Comments
Advertise


Facebook