Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelestarian Lingkungan Hidup

BLH Turun Lapangan Cocokkan Data Perusahaan

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Minahasa Selatan saat ini sementara turun lapangan.

Tayang:
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG -  Badan Lingkungan Hidup (BLH) Minahasa Selatan saat ini sementara turun lapangan, mengunjungi perusahaan yang berdiri di Minsel, untuk melakukan pengecekan terhadap laporan terkait laporan yang dimasukkan oleh pihak perusahaan terkait lingkungan hidup.

"Sementara turun lapangan, mencocokan laporan mereka (perusahaan), apakah sudah sesuai dengan keadaan di lapangan, atau belum," jelas Kaban LH Minsel Esry Wowor, Selasa (12/6/2012).

Laporan yang akan dicocokan, adalah seluruh komponen parameter yang tercatat di Amdal, rencana pengelolaan dan pemantauan."Kewajiban kami untuk lakukan pemantauan, terhadap semua yang terkait lingkungan," ucapnya.Ia menambahkan, ini adalah hari pertama dilakukan pengecekan, dan PT SEJ menjadi tujuan."Semua perusahaan yang ada di Minsel, akan mendapat giliran," ucapnya.

Menurutnya, jika didapati nantinya tidak sesuai dengan laporan, maka akan dimintakan kepada pihak perusahaan untuk ditindaklanjuti. "Kami akan minta mereka melengkapi, sesuai dengan format yang sudah disediakan," jelasnya.

Ia menambahkan, menurut PP 27 tahun 2012 mengenai izin lingkungan, semua parameter lingkungan harus tepat, tidak boleh kurang atau lebih."Kalau ada parameter lingkungan melebihi baku mutu, dan tidak ada upaya untuk menetralkan, bisa di cabut izin lingkungannya," jelasnya.Parameter tersebut di antara kualitas air, tingkat bising, udara."Pastinya semua parameter lingkungan," kata dia.

Tapi menurutnya, karena peraturan tersebut baru dikeluarkan oleh Kementerian Lingkugan Hidup, sehingga masih butuh pengenalan terhadap perusahaan. "Ini baru, jadi harus disosialisasikan, supaya ada pemahaman yang baik," jelasnya.

Ia mengatakan, pemeriksaan seperti ini, akan dilakukan minimal setahun dua kali."Diusahakan seperti itu, karena kami akan turun saat ada kesempatan, karena tidak mungkin kan kami turun tiap hari," katanya.
Apalagi jelasnya, staff di BLH sangat minim, sehingga harus diatur dengan baik."Pegawai yang turun empat orang, sementara yang lima lainnya di kantor," ucapnya.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved