TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Kesal terlihat di wajah Febry Londok warga
kelurahan Ranotana lingkungan I saat mendatangi polresta Manado.
Pasalnya dirinya menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor)
pada Jumat (8/6/2012).
Pemuda 21 tahun ini dihadapan polisi menuturkan sepeda motor miliknya
pada Kamis (7/6/2012) malam diparkirkan di depan bengkel motor yang
tidak jauh dari rumahnya. "Motor saya pakirkan didepan bengkel. Ada
banyak motor lainnya juga disitu," terang Febry di Mapolresta Manado.
Karyawan swasta ini tidak menduga peristiwa itu akan terjadi, pasalnya
motor tersebut diparkirkan dalam keadaan terkunci di tempat tersebut.
Dia menjelaskan motor sengaja diparkirkan di tempat itu karena hendak
dimodifikasi untuk mengikuti contes motor. "Usai saya parkir saya pulang
ke rumah untuk tidur. Saat bangun pagi motor tidak ada di parkiran,"
kata Febry.
Walaupun kaget melihat motor sudah tidak ada saat hendak digunakan ke
tempat kerja tapi dia tetap berusaha mencari kesana-kemari namun
hasilnya nihil. "Saya sempat menanyai orang-orang namun tidak ada yang
mengetahui," jelasnya.
Putus asa tidak dapat menemukan sepeda motor satria FU warna putih hitam
bernomor polisi DN 6049 FK tersebut. Dirinya melaporkan peristiwa
tersebut ke Mapolresta Manado dan berharap polisi dapat menemukan
pelakunya.
Sementara itu, hal serupa dialami oleh Allan Charli Roho (32) warga
kelurahan Pinaesahan lingkungan I yang terpaksa kehilangan motornya.
Diungkapkannya, Kamis (7/6/2012) malam dirinya mengunjungi pacarnya di
kosan yang terletak di jalan Arie Lasut kelurahan Kairagi Satu
lingkungan V namun saat bangun dipagi harinya motor sudah tidak berada
di didepan kos tersebut. "Motor saya tinggalkan dalam keadaan terkunci
setir," jelas Allan.
Dirinya mengaku sering membaca di media massa tentang maraknya pencurian
kendaraan bermotor namun dirinya tidak menyangka menjadi korban
curanmor. "Susah payah membayarnya saat sudah lunas, hilang," ujar Allan
dengan nada pelan.
Kapolresta Manado Kombespol Amran Ampulembang saat dikonfirmasi
membenarkan adanya laporan pencurian motor tersebut. Dia menjelaskan
pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kasus curanmor sehingga
telah membentuk tim khusus untuk masalah tersebut. "Telah dibentuk tim
khusus untuk mengantisipasi meningkatnya curanmor," beber Ampulembang.
Ampulembang juga mengungkapkan telah melakukan kerjasama dengan pihak
pengusaha untuk melakukan pengamanan kawasan bisnis agar tetap siaga.
"Kami tetap lakukan patroli rutin. Namun kami himbau masayarakat agar
memarkirkan kendaraan selalu memperhatikan situasi," imbau Ampulembang.
(ald)
Penulis : Aldi_Ponge
Editor : Budi_Susilo
Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.
Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.