Rabu, 26 November 2014
Tribun Manado

Febry Tidak Menyangka Jadi Korban Curanmor

Jumat, 8 Juni 2012 20:30 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Kesal terlihat di wajah Febry Londok warga kelurahan Ranotana lingkungan I saat mendatangi polresta Manado. Pasalnya dirinya menjadi korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada Jumat (8/6/2012).

Pemuda 21 tahun ini dihadapan polisi menuturkan sepeda motor miliknya pada Kamis (7/6/2012) malam diparkirkan di depan bengkel motor yang tidak jauh dari rumahnya. "Motor saya pakirkan didepan bengkel. Ada banyak motor lainnya juga disitu," terang Febry di Mapolresta Manado.

Karyawan swasta ini tidak menduga peristiwa itu akan terjadi, pasalnya motor tersebut diparkirkan dalam keadaan terkunci di tempat tersebut. Dia menjelaskan motor sengaja diparkirkan di tempat itu karena hendak dimodifikasi untuk mengikuti contes motor. "Usai saya parkir saya pulang ke rumah untuk tidur. Saat bangun pagi motor tidak ada di parkiran," kata Febry.

Walaupun kaget melihat motor sudah tidak ada saat hendak digunakan ke tempat kerja tapi dia  tetap berusaha mencari kesana-kemari namun hasilnya nihil. "Saya sempat menanyai orang-orang namun tidak ada yang mengetahui," jelasnya.

Putus asa tidak dapat menemukan sepeda motor satria FU warna putih hitam bernomor polisi DN 6049 FK tersebut. Dirinya melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Manado dan berharap polisi dapat menemukan pelakunya.

Sementara itu, hal serupa dialami oleh Allan Charli Roho (32) warga kelurahan Pinaesahan lingkungan I yang terpaksa kehilangan motornya. Diungkapkannya, Kamis (7/6/2012) malam dirinya mengunjungi pacarnya di kosan yang terletak di jalan Arie Lasut kelurahan Kairagi Satu lingkungan V namun saat bangun dipagi harinya motor sudah tidak berada di didepan kos tersebut. "Motor saya tinggalkan dalam keadaan terkunci setir," jelas Allan.

Dirinya mengaku sering membaca di media massa tentang maraknya pencurian kendaraan bermotor namun dirinya tidak menyangka menjadi korban curanmor. "Susah payah membayarnya saat sudah lunas, hilang," ujar Allan dengan nada pelan.

Kapolresta Manado Kombespol Amran Ampulembang saat dikonfirmasi  membenarkan adanya laporan pencurian motor tersebut. Dia menjelaskan pihaknya memberikan perhatian serius terhadap kasus curanmor sehingga telah membentuk tim khusus untuk masalah tersebut. "Telah dibentuk tim khusus untuk mengantisipasi meningkatnya curanmor," beber Ampulembang.

Ampulembang juga mengungkapkan telah melakukan kerjasama dengan pihak pengusaha untuk melakukan pengamanan kawasan bisnis agar tetap siaga. "Kami tetap lakukan patroli rutin. Namun kami himbau masayarakat agar memarkirkan kendaraan selalu memperhatikan situasi," imbau Ampulembang. (ald)
Penulis: Aldi_Ponge

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas