Rabu, 6 Mei 2015

Ilmu Kebal Dikalahkan Air Keras

Kamis, 7 Juni 2012 09:34

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Karena mengikuti ritual uji bersih hati dengan ilmu kebal mencuci tangan menggunakan air keras, enam orang anggota Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Polsektro Jatinegara mengalami luka bakar di kedua lengan dan sebagian wajah, Rabu (6/6/2012) dini hari.

Seorang di antaranya meninggal dunia, Rabu siang, setelah dirawat di RSUD Budhi Asih, Cawang, Jakarta Timur. Korban meninggal dunia adalah Sudirman (46), warga Kelurahan Cipinangcempedak, Jatinegara, Jakarta Timur. Sementara korban luka bakar ialah Mamat Syahroni (57), Mat Sani (48), Sugeng (37), Djoko (41), Agus Salim (40). Kelimanya warga RW 7, Kelurahan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Dari lima anggota Pokdarkamtibmas yang terluka, empat orang dirawat intensif di lantai 7 dan Lantai 2 ruang luka bakar RSUD Budhi Asih. Sementara seorang lainnya yakni Agus Salim, dirujuk ke RS ST Carolus, Salemba, Jakarta Pusat.

Ritual ilmu kebal untuk menguji kebersihan hati ini dilakukan di rumah Ketua RW 07, Bidaracina, Mamat Syahroni, di Jalan Tanjunglengkong, RT 5/7, Bidaracina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/6) sekira pukul 01.00.

Wakil Kepala Polsektro Jatinegara Ajun Komisaris Triyono, mengakui para korban adalah anggota Pokdarkamtibmas Polsektro Jatinegara yang merupakan mitra polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurut Triyono diduga kasus ini awalnya mau ditutup-tutupi oleh para anggota Pokdarkamtibmas. Pasalnya usai kejadian tidak ada anggota Pokdark yang melapor. "Kami baru dapat laporan sekitar pukul 9 pagi," kata Triyono.

Triyono mengatakan dari hasil olah TKP, pihaknya menenemukan dupa dan dirigen serta baskom yang berisi air keras. Semua barang itu sudah diamankan pihaknya. Menurutnya sampai saat ini pihaknya masih mendalami kasus ini dan belum dapat menetapkan apakah ada tersangka atas kasus ini. "Kami masih dalami," katanya.

Halaman12
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas