Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perbatasan

Legislator Bolsel dan Bolmong Bicarakan Tapal Batas

Kami datang tidak ada niat sedikitpun kepada orangtua dan marah-marah.

Tayang:
Penulis: |
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLMONG - Sejumlah legislator dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) datangi DPRD Bomong, Rabu (6/6/2012). Kedatangan mereka terkait dengan tapal batas antara dua wilayah yang akhir-akhir ini menjadi polemik terutama di daerah Bakan.

Anggota DPRD Bolsel Ibrahim Podomi, mengatakan, pihaknya ingin melakukan koordinasi dengan pihak Bolmong yang sebelumnya merupakan wilayah induk sebelum adanya pemekaran wilayah. "Kami datang tidak ada niat sedikitpun kepada orangtua dan marah-marah. Secara yurudis tapal batas sudah ada. Bolsel hanya ingin mempertegas tapal batas," kata Ibrahim.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Bolmong Yusuf Mooduto. Menurut dia, dalam undang-undang pemekaran daerah Bolsel, luas wilayah dan batas wilayah sudah jelas. Bahkan, dia mengatakan, adalah menyesatkan bila ada yang bilang tapal batas tidak jelas. "Saya satu di antaranya yang menancapkan patok tapal batas antara dua wilayah," kata Yusuf.

Sementara itu eksekutif Bolmong yang hadir pada peremuan tersebut, yakni Asisten I Chris Kamasaan dan Kepala Tata Pemerintahan Jemmy Sako, menyatakan, tapal batas satu referensinya adalah kesepakatan awal antara dua daerah. Dan, dokumen tersebut ada.

Jemmy mengatakan, untuk penetuan patok atau pilar batas wilayah baru akan dilakukan oleh Pihak Dirjen Pemerintah Umum Kementrian Dalam Negeri. "Peta yang dimiliki oleh Bolsel atau Kotamobagu saat ini baru bersifat sementara atau indikatif bukan peta dasar," kata dia.

Pihak Dirjen PUM baru melalui kontraktor pelaksana baru menurunkan tim dan tanggal 20 Juni ini baru akan menyiapkan agenda pelacakan batas. Setelah titik-titik tersebut dipancang, maka pihak Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) akan mengeluarkan peta wilayah.

Masalah tapal batas antara Bolmong dan Bolsel muncul setelah PT J-Resources yang bergerak di bidang tambang emas mulai akan meningkatkan kegiatanya dari ekplorasi ke eksploitasi di wilayah Bakan. Bolsel klaim sebagian besar lahan tersebut masuk ke wilayahnya. Kandungan emas di wilayah tersebut informasinya tinggi.

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved