Kesehatan
IDI : Dokter Sulut Banyak Terkumpul di Manado
Kalau di Sulut banyak terkumpul di Kota Manado.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keberadaan tenaga profesional dokter di Sulawesi Utara (Sulut), eksistensinya kebanyakan masih ada di wilayah pusat perkotaan.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Manado, dr Franckie Maramis menuturkan, para lulusan kedokteran usai menyelesaikan studi pendidikan memilih pusat kota sebagai aplikasi profesionalitasnya.
"Kalau di Sulut banyak terkumpul di Kota Manado," ujarnya kepada tribunmanado.co.id, Sabtu (2/5/2012).
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun IDI Manado, total keseluruhan tenaga dokter di Kota Manado berjumlah 1341 orang.
"Dari total keseluruhan, 80 persen itu praktek dokter umum. Sedangkan 20 persen ya itu praktek dokter spesialis," urainya.
Ia menjelaskan, sebaiknya ada penyebaran ke daerah-daerah terpencil seperti yang masih kurang tenaga medis adalah daerah Bolaang Mongondow dan Talaud.
"Ini jadi tantangan tersendiri bagi para lulusan fakultas kedokteran, apakah ingin mengabdi ke daerah terpencil," tutur Maramis.
Terpisah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sulut, Abeng Tubagus, menuturkan, di daerah terpencil itu masih banyak kendala seperti Puskesmas yang belum banyak di isi tenaga profesional. "Masih ada kekurangan-kekurangan, yang harus diperbaiki," tegasnya.
Karena itu, kebijakan pemberikan tunjangan besar bagi dokter yang bertugas di daerah terpencil jadi patokan utama.
"Melihat ini harusnya kepala dinas dan kepala daerah harus mengerti kebijakan kesehatan dahulu, kalau bicara anggaran daerah pasti ada dananya," ungkapnya.