Sabtu, 13 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanggulangan Bencana

2 Helikopter Bantu Korban

Awalnya gempa berkekuatan besar dan berpontensi tsunami mengguncang Kota Manado.

Tayang:
Penulis: |
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Satu di antara kegiatan Pacific Partnership adalah gladi lapangan penanggulangan bencana. Latihan ini dilaksanakan di kawasan Mega Mas, Sabtu (2/6/2012).

Awalnya gempa berkekuatan besar dan berpontensi tsunami mengguncang Kota Manado. Warga mulai berhamburan pascagempa. Terlihat ada korban yang tertimpa reruntuhan gedung atau rumah. Ada juga warga yang terjebak dalam gedung bertingkat. Sebagian masyarakat mulai panik karena gempa tersebut bisa menyebabkan gelombang tsunami. Mereka kemudian berlari ke daerah yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.

Korban yang terkena reruntuhan langsung ditolong oleh personil dari Tagana, PMI, dan anggota TNI. Korban yang parah diangkut menggunakan ambulans, sedangkan yang lainnya diangkut menggunakan truk. Semua korban dibawa ke rumah sakit atau posko kesehatan terdekat.

Tim dari Basarnas pun terlihat berupaya menyelematkan warga yang terjebak dalam gedung bertingkat. Korban diturunkan dengan menggunakan tali. Korban yang terluka turun bersama kru SAR.

Begitu juga korban yang ada di laut. Dengan perahu karet, marinir dari Amerika dan Indonesia mencari korban. Helikopter milik Amerika dan Indonesia, siaga untuk mengangkat korban yang ada di laut. Ketika korban berhasil diangkat dari laut, korban dibawa menuju helipad terdekat. Di sana sudah menunggu ambulans yang siap untuk membawa korban ke posko kesehatan atau rumah sakit terdekat. 

Di tempat berbeda, tepatnya dekat posko pengungsia, mobil dapur umum milik BPBD Sulut langsung mempersiapkan apa yang dibutuhkan oleh para pengungsi. Mereka menyiapkan makanan untuk semua orang. Beberapa tim kesehatan juga terlihat memberikan bantuan kesehatan untuk warga yang mengalami luka ringan. 

Kepala BPBD Sulut Hoyke Makarawung mengatakan, latihan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan ARF Direx. Ia mengatakan, semua yang didapat saat pelatihan lalu kembali diuji. "Ternyata masih berfungsi dengan baik. Semakin banyak latihan diharapkan jika terjadi bencana bisa mengurangi korban," tutur Makarawung.

Ia menambahkan dengan adanya latihan-latihan bisa disepakati standar operasi penanggulangan bencana. "Sehingga tidak ada tumpang tindih ketika kita melakukan tindakan pascabencana," tandas Makarawung.(aro)

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved