A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Dua Tahanan Tipikor Rutan Manado Bebas - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Manado

Dua Tahanan Tipikor Rutan Manado Bebas

Kamis, 31 Mei 2012 13:14 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Robin Tanauma

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Kepala Rumah Tahanan Klas II A Manado, Yulius Paat SIP DEA, menghadap ke Kepala Pengadilan Negeri Manado, Armindo Pardede SH MAP terkait pembebasan demi hukum dua orang kasus tindak pidana korupsi dan tahanan bebas demi hukum lainnya

"Tahanan kasus korupsi masih ada upaya kasasi, perpanjangan penahanan itu dari Mahkamah Agung, hingga tahanan belum bebas," ujar Pardede, Rabu (30/5/2012)

Diakuinya, bila ada pemberitahuan atau ada upaya perpanjangan tahanan dari MA sebaiknya tahanan tersebut jangan dulu dibebaskan.

"Ini kan tahanan-tahanan tersebut sudah dibebaskan pihak Rutan, padahal akan ada perpanjangan tahanan dari Mahkamah Agung, ini seperti terlambat koordinasi saja," ujar Pardede

Sementara, Yulius Paat, Kepala Rutan Manado, mengakui tidak ada yang salah dalam pembebasan tahanan yang sudah bebas demi hukum, karena secara hukum hal tersebut adalah benar.

"Kita koordinasikan saja dengan pihak Pengadilan, dan kita koordinasikan lagi ke Mahkamah Agung soal surat perpanjangan tahanan, karena masa tahanan dari pengadilan kan sudah habis, bagaimana kami menahan tanpa ada dasar hukum," jelas Paat

Diakuinya dengan ketentuan koordinasi bisa dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan.

"Besok kita dan pihak pengadilan akan memanggil (menahan) lagi tahanan yang sudah dibebaskan demi hukum, berdasar koordinasi dengan pihak pengadilan," ungkap Paat

Dua tahanan tindak pidana korupsi yang menjalani masa tahanan dan sudah dinyatakan bebas demi hukum adalah Dr Hendri Wanta, tahanan kasus pengadaan mobil ambulance Kabupaten Bolmut, dan Anivolvia tahanan kasus Bank Sulut.

Diakui sehari sebelumnya oleh Paat, bahwa sudah tidak ada kewenangan lagi pihaknya menahan tahanan yang sudah bebas demi hukum walaupun ada upaya banding dan kasasi.

"Kita tidak bisa menahan tahanan tanpa surat penahanan, dimana kedua tahanan korupsi tersebut sebenarnya sudah bebas demi hukum sejak sepekan lalu," ungkapnya

Selain dua tahanan kasus korupsi, terdapat juga seorang tahanan kasus pemalsuan identitas dan tiga tahanan kasus uang palsu yang sudah bebas demi hukum yang siap dikeluarkan dari Rutan.

"Soal adanya upaya hukum tergantung adanya perpanjangan tahanan, kalau tidak ada, maka kami tidak bisa menahan, ini sesuai Peraturan menteri Hukum dan HAM RI, Nomor M.HH-24.PK.01.01.01 tahun 2011 tentang pengeluaran tahanan demi hukum," jelasnya.
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
70368 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas