A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Jenazah itu Bernama Wanda Palenewen, Berikut Kronologisnya - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Tribun Manado

Jenazah itu Bernama Wanda Palenewen, Berikut Kronologisnya

Rabu, 23 Mei 2012 08:34 WITA
Jenazah itu Bernama Wanda Palenewen, Berikut Kronologisnya - wanda_palenewen_2.jpg
Ist
Wanda Palenewen.
Jenazah itu Bernama Wanda Palenewen, Berikut Kronologisnya - wanda_palenewen_8.jpg
Ist
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID
, AIRMADIDI - Kasus temuan jenazah gadis misterius di Minsel akhirnya terungkap. Gadis cantik itu bernama Wanda Palenewen (17), warga Desa Sawangan, Minahasa Utara.

Wanda yang baru saja menyelesaikan Ujian Nasional (UN) harus mengalami nahas diduga dibunuh oleh Nelson Karouw (27) Warga Desa Dimembe, Minut.

Kasat Reskrim Polres Minut, AKP Hanny Lukas, mewakili Kapolres AKBP Hari Sarwono, mengatakan, tersangka telah mengakui perbuatan menghilangkan nyawa korban.

Menurut pengakuannya, yang disampaikan Kasat Reskrim, tersangka awalnya menjemput korban dengan mobil Xenia di rumah gadis itu di Desa Sawangan, Minggu (20/5/2012) 19.00 Wita

Korban kemudian diajak berkeliling mencari makan di Airmadidi, namun karena Rumah Makan penuh, korban bersama tersangka berjalan memutar hingga ke perempatan Kauditan.

Mobil kemudian melintas lewat Jalan By Pass, lalu kembali ke Desa Sawangan.

Sebenarnya korban sudah berniat pulang rumah, namun tersangka menolak. Keduanya terlibat cekcok mulut. Mobil terus diarahkan ke Desa Tanggari, kemudian memutar ke kembali ke arah Desa Sawangan.

Diantara perkebunan dua desa tersebut, mobil dihentikan, korban kemudian turun ke kebun.

Nahas pun terjadi, nyawa gadis cantik itu melayang, setelah lehernya dicekik.

Menggunakan mobil, jenazah korban dibawa ke arah Amurang. Kemudian berhenti di jembatan, melempar jenazah ke Sungai. Tersangka langsung balik ke rumah.
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas