• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribun Manado

Shici Tahu Apa dan Bagaimana Free Sex

Rabu, 16 Mei 2012 18:51 WITA
Shici Tahu Apa dan Bagaimana Free Sex
TRIBUNMANADO / CHRISTIAN WAYONGKERE
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG
- Ratusan siswa SMA dan SMP dari sejumlah sekolah di kota Bitung mengikuti penyuluhan Siswa Taat Hukum (Sitahu) di BPU kantor walikota, Rabu (16/5). Nampak mereka hadir dengan seragam kebanggaan mereka putih biru dan putih abu-abu.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asintel kejaksaan tinggi Sulawesi utara Andi Rumpang SH MH dan di hadiri oleh Wali kota Bitung Hanny Sondakh, kepala kejaksaan negeri Bitung Bambang Eko Mintardjo SH, ketua pengadilan negeri Bitung Ahmad Salihin SH MH, serta para kepala SKPD dilingkungan pemerintah kota Bitung.

Shici Lomboan satu diantara peserta kepada Tribun Manado mengaku senang dan menilai sangat bermanfaat mengikuti kegiatan ini. "Dengan mengikuti kegiatan ini saya bisa mengetahui banyak hal, selain pelajaran yang sehari-hari diterima di sekolah," kata siswi SMKN 1 Bitung ini.

Menurutnya dengan kegiatan Sitahu, ia bisa tau seluk beluk hal-hal yang terlarang seperti Narkoba, sex bebas dan kenakalan remaja lainnya. "Supaya kita bisa memantapkan diri untuk menjauhi dan sama sekali tidak mengenal serta menjauhi Narkoba, Miras dan sex bebas," tutur Shici. Sementara itu Wali kota Bitung mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi generasi muda, terutama para siswa yang belakangan ini sering terjebak dalam pelanggaran hukum.

"Melalui penyuluhan Sitahu memiliki makna yang penting dan strategis dalam rangka untuk mentransformasi pengetahuan tentang hukum serta sebab dan akibat jika seorang melanggar hukum terutama bagi siswa karena dapat memberikan dampak positif terwujudnya generasi taat hukum," kata Sondakh.

Dijelaskannya, kegiatan penyuluhan ini dapat memperkuat integrasi sosial, bangsa, dan memperkokoh kebersamaan serta menciptakan generasi yang cerdas dan mampu meneruskan cita - cita pembangunan bangsa. "Saya mengharapkan kedepannya siswa dapat mengimplementasikan hukum yang benar dalam masyarakat, sehingga tidak akan terjerumus dalam berbagai tindakan negatif serta kebiasaan yang negatif pula seperti mengkonsumsi Miras, Narkoba, seks bebas dan tawuran," tuturnya.

Lanjutnya para pelajar di Bitung dengan kegiatan ini bisa meminimalisir kondisi kemasyarakatan yang merisaukan masyarakat. "Sepert geng motor dan kelompok - kelompok pemuda yang  melakukan penyerangan ke kelompok pemuda yang lain," tandasnya.

Terpisah menurut Andi Rumpang SH MH selain kegiatan sitahu juga ada penyuluhan hukum. "Ini merupakan kesempatan bagi adik-adik siswa dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap eksistensi hukum," kata Andi.

Ia menilai siswa sebagai penerus pembangunan bangsa, peran strategis mereka harus dihayati untuk selanjutnya secara proaktif dapat memotivasi diri memacu peningkatan kualitas diri menjadi manusia yang memiliki mental dan moral yang baik dan sadar serta taat hukum. "Selain itu mampu menjabarkannya dalam aktifitas sehari-hari, sebab tidak ada artinya penyuluhan ini dilakukan jika tidak di implementasikan dalam kehidupan sehari -hari," tandasnya.(crz)
Penulis: Christian_Wayongkere
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
68973 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas