A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Lurah Apela 2 Hanya Miliki 2 Pegawai - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Manado

Lurah Apela 2 Hanya Miliki 2 Pegawai

Minggu, 13 Mei 2012 20:24 WITA
Lurah Apela 2 Hanya Miliki 2 Pegawai
TRIBUNMANADO / CHRISTIAN WAYONGKERE
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANAD.CO.ID, BITUNG
- Sejumlah kantor pemerintahan setingkat lurah yang ada di Kecamatan Ranowulu, kekurangan staf atau pun pegawai didalamnya. Ini terkuat saat sejumlah wartawan mengunjungi kantor Lurah Apela 2 yang hanya memiliki dua orang pegawat yaitu lurah itu sendiri dan sekretaris lurah.

"Di kantor kami memang kekurangan pegawai, ini sudah sejak lama dan telah kami sudah berulang kali sampaikan dalam pertemuan. Baik itu pertemuan tingkat kecamatan, maupun dengan sejumlah jajaran di Pemkot Bitung," kata Lurah Apela II Lodeweyk Pateh akhir pekan lalu. Menurutnya dalam tugas setiap hari diantara mereka harus membagi waktu, siapa yang stand by di kantor dan siapa yang harus tugas luar kantor. "Kami kerap kali, satu diantara pegawai tidak setiap hari standby di kantor, karena kerap kali harus membantu di kantot kecamatan," tambahnya.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi hampir diseluruh kelurahan yang ada di Kecamatan Ranowulu. "Seperti Apela 1, 2, Kumersot, Karondoran, dan Klabat," tuturnya. Ia pun mengakui harus bergantian dengan sekretaris lurahnya, untuk melaksanakan tugas dikantor lurah tertua diatara kelurahan Kumersot, Apela 1, Karondoran, dan Klabat. "Otomatis kalau sekertaris kelurahan mendapat tugas ke kecamatan maka terpaksa lurah harus merangkap semua pekerjaan, mulai dari sebagai lurah, sekertaris hingga staf," kata dia.

Lanjutnya mengakui tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Namun tak bisa dipungkiri, tetap tidak maksimal karena keterbatasan tenaga, apalagi jika dilakukan seorang diri," tandasnya.

Menyikapi hal tersebut, Wali kota Bitung Hanny Sondakh melalui asissten pemerintahan dan kesra mengatakan fenomena ini sudah lama digumuli pemko Bitung, karena memang kuota untuk jumlah pegawai tidak sesuai dengan struktur organisasi. "Apalagi dengan kebijakan moratorium, membuat tambah bergumullah Pemda dengan kondisi ini," kata Fabian Kaloh kepada Tribun Manado Minggu (13/5/2012).

Menurut dengan adanya kondisi tersebut, pemko Bitung terus  berupaya untuk mengoptimalkan kinerja dikelurahan dengan cara memfungsingkan Kepala lingkungan (pala) dan RT. "Karna tidak bisa menyesuaikan dengan struktur, makanya hampir semua unit merasakan kekurangan tersebut. Nah bila semua kurang, agak sulit kita memutasikan pegawai," kata mantan Kandis Kominfo ini.

Sementara itu terkait pelayanan yang tidak optimal, lanjut Kaloh selama ini dirasakan cukup apalagi bila dioptimalkan fungsi kepala lingkungan dan RT. "Pelayanan terasa kurang apabila jumlah masyarakat yang memerlukan pelayanan jauh lebih tinggi dari pelayanan (pemberi layanan/aparat). Jadi selama kedua unsur ini masih seimbang tidak ada masalah," tandasnya.(crz)
Penulis: Christian_Wayongkere
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
68696 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas