GMNI Sulut
35 Orang Dilantik jadi Anggota
GMNI menggelar kegiatan tersebut di pantai Bulo Tateli Weru selama dua hari sejak Jumat hingga Sabtu
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Pasca terbentuknya Kordinator Daerah (Korda)
Sulut Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) periode 2012-2014
pada bulan lalu, organisasi yang mempunyai idiologi Marhaenis itu
langsung menggelar Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB).
GMNI menggelar kegiatan tersebut di pantai Bulo Tateli Weru selama dua
hari sejak Jumat hingga Sabtu (11-12/5). Pada kegiatan tersebut,
sebanyak 35 peserta yang masing-masing merupakan mahasiswa Unsrat, Unpi
dan Unklap hadir untuk dilantik menjadi anggota.
PPAB ini pun dilaksanakan oleh GMNI dari dua cabang masing-masing Minut dan Manado.
Sebelum dilantik, ke 35 mahasiswa tersebut diberikan materi tentang kepemudaan dan juga pengenalan terhadap GMNI.
"Untuk materi kepemudaan diberikan oleh pengurus DPP KNPI Jerry
Sambuaga. Beliau adalah anak dari Theo Sambuaga yang merupakan alumni
GMNI. Nah untuk pengenalan GMNI diberikan oleh pengurus cabang GMNI
Manado dan Minut," kata Elvis laoh, ketua panitia PPAB yang juga ketua
komisariat Swaradika GMNI Manado.
Mengenai materi tentang GMNI, kata Elvis, para peserta dikenalkan
tentang sejarah serta idiologi dari organisasi tersebut. Tak hanya itu
saja, mereka juga diberikan pemahaman tentang arah perjuangan GMNI dan
juga didoktrin agar besikap kritis.
Sementara itu, Ketua Cabang GMNI Manado, Golfinger Kalensang mengatakan
walaupun sudah dilantik, para peserta tersebut belum disebut kader.
Mereka harus mengikuti mengikuti kaderisasi tingkat dasar (KTD).
"Disitu mereka akan mendalami materi tentang idiologi Marhaen dan
beberapa materi lainnya," terangnya. Nah, setelah mengikuti KTD,
tingkatan selanjutnya yakni Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM). (kev)