• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribun Manado

Duh, 14 Penghuni Pusat Rehabilitasi Narkoba Tewas Terpanggang

Minggu, 6 Mei 2012 11:56 WITA
Duh, 14 Penghuni Pusat Rehabilitasi Narkoba Tewas Terpanggang
ILUSTRASI
TRIBUNMANADO.CO.ID-Empat belas pasien sebuah pusat rehabilitasi narkoba di kota Chosica, Peru, tewas terpanggang setelah api melalap habis bangunan tempat mereka dirawat. Mereka tak bisa lari menyelamatkan diri karena kamar mereka dikunci dari luar dan jendela kamar dipasangi teralis besi.

Sebagian besar korban tewas sedang berada di kamar masing-masing di lantai dua pusat rehabilitasi itu saat kebakaran terjadi, Sabtu (5/5/2012) pagi waktu setempat. "Pintu-pintu (kamar) terkunci dan jendela-jendela di lantai dua dipasangi teralis. Tak mungkin bagi mereka untuk keluar menyelamatkan diri," tutur Fernando Campos, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Chosica, yang terletak sekitar 30 kilometer sebelah timur ibu kota Lima.

Satu-satunya penghuni pusat rehab yang selamat, Luis Zeballo, mengatakan, dia mulai mencium bau asap, merasakan hawa panas, dan langsung lari dari kamarnya. "Saya mendengar penghuni lain berteriak minta tolong saat saya sudah di lantai bawah," tutur dia.

Penyebab kebakaran belum diketahui. Namun, para tetangga pusat rehab itu mengaku mendengar kegaduhan dan suara-suara pertengkaran antarpenghuni di pusat tersebut sebelum api muncul.

Tragedi ini terjadi hanya tiga bulan setelah sebuah pusat rehab lain terbakar di Lima, menewaskan 29 orang di dalamnya. Organisasi pencegah penyalahgunaan narkoba CEDRO mengatakan, ada sekitar 260 pusat rehab yang menangani para pecandu narkoba dan alkohol di seluruh Peru. Namun, hanya sekitar 20 persen dari jumlah tersebut yang memiliki izin resmi dan tenaga kerja terlatih untuk menangani para pecandu.

 

Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
68041 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas