Internasional
SBY Mau Datang, Perbatasan Timor Leste Dijaga Ketat
Keamanan di perbatasan Indonesia dan Timor Leste diperketat.
Presiden SBY akan datang ke Timor Leste dalam rangka menghadiri pelantikan presiden terpilih Timor Leste Jose Maria de Vasconcelos, atau lebih dikenal sebagai Taur Matan Ruak.
"Kita sudah melakukan penyisiran di wilayah-wilayah perbatasan dan meng-clear-kan zona-zona yang dianggap rawan konflik dengan melakukan metode pendekatan persuasif," jelas Letkol Arm Eusebio Hornai Rebelo, Dandim 1618/Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Sabtu (29/4/2012) kemarin.
Rebelo mengatakan, beberapa titik yang berada persis di perbatasan yang dianggap rawan potensi konflik yakni di Kecamatan Bikomi Nilulat, Bikomi Utara, dan Insana Utara.
Dalam tiga minggu terakhir ini sempat ada sedikit ketegangan di wilayah tersebut, namun telah diupayakan dengan berbagai pihak yang terkait untuk menyelesaikannya.
Ia mengatakan, pasukan yang akan disiapkan untuk mengamankan perbatasan, selain berasal dari Makodim 1618/TTU, nantinya juga akan berkoordinasi dengan pasukan pengamanan perbatasan dari Yonif 744/SYB dan Makodim 1605/Belu.
Informasi yang diperoleh Kompas.com terkait dengan kunjungan SBY tersebut, bahwa pada tanggal 20 Mei nanti ada beberap perwira menengah TNI AD di lingkup NTT, akan menerima penghargaan dari Presiden Timor Leste karena tugas pengamanan di wilayah perbatasan yang selama ini cukup baik menciptakan situasi kondusif di perbatasan.
Di antaranya Danrem 161/Wirasakti, Kolonel Inf Edison Napitupulu, Pjs. Dandim 1604/Kupang , Letkol Inf. Leo Handoko serta Dandim 1605/Belu Letkol Inf Joko Hadi Susilo. Namun, belum ada konfirmasi dari pihak Timor Leste terkait hal tersebut. (kompas)