A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kasus Pembunuhan Ayu Cahyawati di Unesa Terungkap - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Manado

Kasus Pembunuhan Ayu Cahyawati di Unesa Terungkap

Sabtu, 28 April 2012 20:29 WITA
Kasus Pembunuhan Ayu Cahyawati di Unesa Terungkap
KOMPAS.com/Achmad Faizal
Mayat perempuan kembali ditemukan di komplek Kampus Unesa Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri Surabaya, Sabtu (28/4/2012).
TRIBUNMANADO.CO.ID, SURABAYA - Tertangkapnya MF (21) alias Bo'im alias Londo di Ciamis, Jawa Barat sebagai tersangka pembunuhan di komplek Kampus Unesa Surabaya, Senin (23/4/2012) lalu membuka tabir motif di balik tewasnya Ayu Cahyawati (21), warga Jalan Purwodadi II Surabaya.

Kepada polisi, tersangka mengaku dendam karena korban yang berprofesi sebagai wanita penghibur itu pernah menghina dan melecehkannya melalui sambungan telepon saat diajak berkencan. ''Harga yang ditawarkan tersangka terlalu rendah, sehingga korban memaki-maki tersangka, dan mengeluarkan kata-kata yang membuat tersinggung,'' kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Farman, Sabtu (28/4/2012).

Tersangka yang tercatat sebagai warga Dusun Pengkol, Desa Sendang Kasih, Ciamis, Tasikmalaya itu tidak sabar untuk bertemu dengan korban pada Minggu (22/4/2012) malam. ''Tersangka saat itu sudah siap dengan skenario pembunuhan dengan menyiapkan alat untuk membunuh yakni tali seling rem motor,'' jelasnya.

Tersangka mengaku membunuh korban dengan mencekiknya dengan tali tersebut saat korban masih di atas motor. Setelah korban dipastikan meninggal, tersangka kemudian juga membawa lari motor Yamaha Mio warna putih milik korban.

Menurut Farman, Polisi sempat menganggap kasus pembunuhan itu dilatarbelakangi motif asmara, karena korban, menurut keterangan beberapa saksi sempat bercerai dengan suaminya dan menikah lagi dengan pria lain. ''Ternyata setelah ditelusuri, korban rujuk dan menikah lagi dengan suaminya, bukan menikah lagi dengan pria lain,'' tambahnya.

MF kini mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya untuk mendalami pemeriksaan. Dia diancam hukuman seumur hidup karena melakukan tindak pembunuhan berencana sesuai yang diatur dalam Pasal 340 sub 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. (kompas)
Editor: Robertus_Rimawan
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
67318 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas