A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kapten Kapal Perempuan Pertama, dan Satu-Satunya di Filipina - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribun Manado

Kapten Kapal Perempuan Pertama, dan Satu-Satunya di Filipina

Selasa, 24 April 2012 17:40 WITA
Kapten Kapal Perempuan Pertama, dan Satu-Satunya di Filipina
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Commender Camacho Luzviminda
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG
- Kapten kapal sangat indentik dengan sosok seorang pria gagah, dan pemberani. Namun lain halnya dengan yang ada diatas kapal BRP Magat Salamat PS-20 milik Philippines Navy, dialah Comander Camacho Luzviminda kapten kapal perang pertama, dan satu-satu kapten kapal wanita dalam sejarah Philippines Navy.

"Kami mempunyai 29 kapal yang akan mengunjungi Indonesia, dan kapal Magat Salamat ini adalah satu diantaranya," kata Camacho kepada Tribun Manado, Selasa (24/4). Camacho sendiri diatas kapal tersebut memimpin 52 orang kru, dan 7 officers. "Saya sangat berharap dengan kunjungan kami saat ini, bisa mempererat persahabatan TNI AL dan Philippines Navy," tambahnya.

Ia menjelaskan Philippines Liaison Officer yang bertugas di Manado, Lieutenant Colonel Noel D Beleran, ada 34 nelayan yang akan diberangkatkan kembali ke Filipina pada tanggal 26 April mendatang.

"Saya sangat berharap agar diadakan Boarder Patrol Partnership untuk menghindari bertambahnya nelayan yang melampaui perbatasan negara masing-masing," kata dia. Ia mengaku, menjadi Commanding officer selama 2 tahun 2 bulan, namun baru 11 bulan bertugas sebagai kapten kapal di Magat Salamat.

"Sebagai seorang wanita militer saya sangat bersyukur karena saya diberi kesempatan menduduki posisi ini, karena ini berarti bahwa kesetaraan gender di Filipina sudah semakin nyata," ujar Kapten Kapal Wanita Pertama dalam sejarah Filipina.(christianwayongkere)
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
66896 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas