Kamis, 27 November 2014
Tribun Manado

Mahasiswa Unsrat Temukan Obat Anti Kanker

Senin, 23 April 2012 22:35 WITA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mahasiswa Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Fmipa) Unsrat, menemukan obat anti kanker dalam lomba debat formulasi bahan alam pada acara Pharmaccutical EaXPO 2012, yang diselenggarakan pada Sabtu (21/4).

Falles The, peserta debat dari farmasi Fmipa Unsrat, mengatakan, penemuannya adalah Kapsul anti kanker dari sediaan daun tapak darah putih pencegah kanker.

"Kami menemukan obat anti kanker dengan formulasinya dari daun tanaman tapak darah putih, kemudian dijadikan kapsul yang dapat langsung diminum melalui beberapa tahapan,  " ujarnya kepada Tribun Manado Senin (23/4/2012).

Falles mengatakan, hasil temuan kapsul anti kanker ini merupakan ide bersama dari beberapa mahasiswa farmasi Fmipa Unsrat.

"Penemuan ini berawal dari hasil penelitian seorang dosen biologi yaitu Dinse Pandiangan, tetapi penelitiannya baru sebatas penemuan zat aktif anti kanker yang ada di tanaman tapak darah putih, sehingga kami sebagai mahasiswa farmasi Unsrat memiliki ide agar bisa dijadikan sebagai obat yang dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat. , " ujarnya

Ayu Malinde, peserta debat dari farmasi Fmipa Unsrat, mengatakan, penemuan produk ini memiliki mekanisme secara ilmiah.

"Dengan mekanisme anti mitosis yaitu mencegah pembelahan sel-sel ganas pencetus kanker. sehingga melalui zat-zat aktif seperti Vinblastein, Vikristin, dan alkaloid dari daun tanaman tapak darah ini, dapat mematikan pembelahan sel kanker melalui apoktosis atau kematian sel secara terprogram, " ujarnya

Menurut Ayu, penemuan ini memiliki proses mulai dari bahan baku daun tapak dara sampai menjadi suatu kapsul.

"Prosesnya yaitu daun tapak dara yang sudah dicuci bersih, dikeringkan atau diangin-anginkan, kemudian dipilih daun yang bersih dan tidak cacat, daun tersebut kemudian dihaluskan sampai dalam bentuk serbuk, setelah itu dimasukkan ke dalam kapsul, " ujarnya

"Dari Stifar menemukan herbal whitening night cream dari ekstrak tanaman laka-laka kegunaannya untuk mencegah kulit mati dan menyamarkan noda hitam. Sedangkan Universitas Islam Makassar menemukan ekstrak buah merah yang dapat digunakan sengai cream anti penuaan dini, " ujarnya

Hosea mengatakan, dalam debat formulasi bahan alam ini, bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas mahasiswa farmasi dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

"Melalui kegiatan debat ini, diharapkan mahasiswa dapat memunculkan ide-ide baru dalam menciptakan produk yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, " ujarnya.

Menurutnya, hasil presentasi dari masing-masing tim, masih dalam tahap penelitian awal.

"Karena ini masih penelitian awal, sehingga para peserta masih akan melakukan penelitian selanjutnya, karena prosesnya itu lama, mereka harus melakukan pengujian lagi di laboratorium, apabila disetujui dan diregistrasi oleh badan POM, baru bisa di pasarkan ke masyarakat, karena menjual obat itu harus berdasarkan undang-undang kesehtan dan beberapa tahap, " ujarnya.

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas