A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pertamina Gheotermal Lahendong Harus Diaudit - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Manado

Pertamina Gheotermal Lahendong Harus Diaudit

Minggu, 22 April 2012 17:29 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON— Belum adanya jaminan kesejahteraan dan keselamatan yang memadai, bagi ratusan pekerja outsorching di PT Pertamina Gheotermal Energy (PGE) Lahendong, mengindikasikan pola managemen di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut sangatlah tidak professional.

“Masalah gaji pekerja yang tidak jelas di Pertamina Gheotermal Lahendong mengindikasikan ada sesuatu yangg tidak beres di BUMN ini. Pola managemennya didominasi monopoli dan discration, sehingga dari berbagai masalah yang ada, dapat disimpulkan bahwa kebijakan dan keleluasaan di perusahan ini dimonopoli dan tidak transparan yang bisa menyebabkan terjadinya korupsi,” ujar Paulus Sembel, Ketua Komisi A DPRD Kota Tomohon, Minggu (22/4).

Menurutnya, jika nantinya terbukti gaji pekerja dipotong atau tak dibayarkan sebagaimana mestinya, maka jelas perusahaan telah melakukan korupsi dan pemerasan secara sistematis. “Jika para pekerja serius ingin menyoal masalah ini sampai ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Kementrian Tenaga Kerja dan ESDM, maka saya secara pribadi siap menfasilitasi,” tegas Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan itu.

Pengelolaan keuangan di Pertamina Gheotermal kata dia perlu diaudit oleh lembaga audit negara dan lembaga audit independen, sehingga tak ada oknum-oknum tertentu yang mencari untung di atas penderitaan banyak pekerja. “Audit harus dilakukan di Pertamina Gheotermal untuk menjamin transparansi pengelolaan keuangan,” jelasnya.

Sejumlah pekerja yang berstatus outsorching memang mengeluhkan soal kesejahteraan mereka. Sebab, kendati bekerja di perusahaan yang cukup besar dan sudah puluhan tahun, namun hanya menerima gaji pokok Rp 1,6 Juta ditambah tunjangan transport Rp 440 ribu saja. “Sebelumnya gaji pokok yang kami terima hanya Rp 1,4 juta saja,” tutur seorang pekerja yang tak mau namanya dikorankan.

Hal paling mengecewekan para tenaga outsorching yang berjumlah sekitar 154 orang  menurutnya, adalah sikap managemen yang terkesan cuek dengan nasib mereka. Dimana sangat jarang diprioritaskan untuk diangkat menjadi karyawan tetap, kendati berstatus sebagai putra daerah dan memiliki keahlian dalam melaksanakan tugas yang ada di perusahaan tersebut. “Saya sendiri heran, saat dinyatakan lulus berkas ketika mengikuti pengangkatan pegawai, tapi tidak ditindaklanjuti. Tiba-tiba sudah ada orang luar yang masuk menempati jabatan, dan herannya mereka justru belajar kepada kami, bagaimana cara bekerja disini (Pertamina),” katanya.  

Rusdi Pasaribu, staf ahli Pertamina Gheotermal Lahendong,  mengatakan soal kesejahteraan pekerja termasuk gaji tak ada persoalan lagi, sebab sebelum bekerja, antara kontraktor dan pekerja telah menandatangani kesepakatan bersama hal-hal yang menjadi hak dan kewajibannya. Apalagi, setiap tahun kesejahteraan pekerja selalu diperbaiki. “Untuk pengangkatan pegawai tetap memang proses rekrutmennya dilakukan secara nasional,” tegasnya.

Arie Turangan, Humas Pertamina Gheotermal Lahendong menambahkan khusus tenaga outsorching yang berkeinginan menjadi pegawai tetap, harus mengikuti tahapan seleksi, tak bisa hanya lewat rekomendasi dari pihaknya sendiri.
Penulis: Warsteff_Abisada
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
66655 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas