Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Elpiji

Warga harus Menggunakan Elpiji

Awal Mei nanti warga Manado menggunakan elpiji, karena itu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan minyak tanah non subdisi yang dijual

Tayang:
Penulis: |
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- Pemerintah Kota (Pemko) Manado meminta kepada seluruh warganya menggunakan elpiji, sebab mulai awal Mei minyak tanah bersubsidi sudah tidak ada lagi.
   
"Awal Mei nanti warga Manado menggunakan elpiji, karena itu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan minyak tanah non subdisi yang dijual," ujar Kepala Bagian Perekonomian Pemko Manado, Pingkan Sinjal, Kamis (19/4/2012).

Sinjal menambahkan penggunaan elpiji terutama paket 3 kilogram itu lebih ekonomis, karena bisa digunakan untuk waktu sekitar dua pekan dengan harga lebih murah sehingga tidak akan memberatkan warga.

Mau tidak mau masyarakat harus menggunakan elpiji, karena minyak bersubsidi tak akan ada lagi pada Mei mendatang,  tetapi kalau memang merasa keberatan disilahkan menggunakan minyak tanah nonsubsidi namun pasti lebih mahal.

Hal ini sesuai keputusan pemerintah, jatah minyak tanah bersubsidi Manado sebesar 50 kilo liter mulai ditarik 10 persen setiap pekannya sejak 9 April 2012 lalu. "Oleh karena itu masyarakat yang telah mendapatkan jatah harus segera memakainya," ungkapnya.
   
Apalagi di Manado pembagian elpiji sudah dilakukan sejak awal tahun lalu dan sosialisasinya gencar dilakukan pemerintah di setiap kesempatan, termasuk menjelaskan keunggulan dan cara penggunaan yang aman dan tidak membahayakan masyarakat.

Saat ini jumlah elpiji yang disalurkan sudah mencapai 82.412 paket, dengan pembagian Kecamatan Mapanget sebanyak 9.899, Tikala 11.922, Wenang 4.752, Tuminting 11.308, Singkil 11.811, Bunaken 5.064, Malalayang 13.133, Wanea 9.933 dan Sario 4.590. (erv)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved