Elpiji
Warga harus Menggunakan Elpiji
Awal Mei nanti warga Manado menggunakan elpiji, karena itu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan minyak tanah non subdisi yang dijual
Penulis: |
"Awal Mei nanti warga Manado menggunakan elpiji, karena itu jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan minyak tanah non subdisi yang dijual," ujar Kepala Bagian Perekonomian Pemko Manado, Pingkan Sinjal, Kamis (19/4/2012).
Sinjal menambahkan penggunaan elpiji terutama paket 3 kilogram itu lebih ekonomis, karena bisa digunakan untuk waktu sekitar dua pekan dengan harga lebih murah sehingga tidak akan memberatkan warga.
Mau tidak mau masyarakat harus menggunakan elpiji, karena minyak bersubsidi tak akan ada lagi pada Mei mendatang, tetapi kalau memang merasa keberatan disilahkan menggunakan minyak tanah nonsubsidi namun pasti lebih mahal.
Hal ini sesuai keputusan pemerintah, jatah minyak
tanah bersubsidi Manado sebesar 50 kilo liter mulai ditarik 10 persen
setiap pekannya sejak 9 April 2012 lalu. "Oleh karena itu masyarakat
yang telah mendapatkan jatah harus segera memakainya," ungkapnya.
Apalagi
di Manado pembagian elpiji sudah dilakukan sejak awal tahun lalu dan
sosialisasinya gencar dilakukan pemerintah di setiap kesempatan,
termasuk menjelaskan keunggulan dan cara penggunaan yang aman dan tidak
membahayakan masyarakat.
Saat ini jumlah elpiji yang disalurkan sudah mencapai 82.412 paket, dengan pembagian Kecamatan Mapanget sebanyak 9.899, Tikala 11.922, Wenang 4.752, Tuminting 11.308, Singkil 11.811, Bunaken 5.064, Malalayang 13.133, Wanea 9.933 dan Sario 4.590. (erv)