A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Saruan: Siswa Dilarang Coret-core Baju - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Manado

Saruan: Siswa Dilarang Coret-core Baju

Kamis, 19 April 2012 21:48 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON—Pelaksanaan ujian nasional (UN) SMA, SMK dan MA Tahun Ajaran 2011/2012 di Kota Tomohon, selang empat hari terakhir berlangsung sukses. Seluruh peserta berjumlah 1.605 siswa mengikuti ujian mata pelajaran, sesuai jadwal yang ditetapkan.

“Dari hari pertama hingga hari terakhir ujian nasional, seluruh peserta yang berjumlah 1.605 siswa ikut semua. Jadi, tak ada lagi yang akan ikut uiian susulan,” kata Sonny Saruan, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Umum Kota Tomohon, mewakili Kepala Dinas Wendy Karwur, Kamis (19/4).
 
Ia yakin seluruh siswa yang telah mengikuti ujian, dapat mendapatkan hasil maksimal, sebab telah melakukan persiapan matang sebelum ujian dimulai, seperti try out dan pengayaan soal, hingga bimbingan belajar khusus dari guru-guru.
 
Apalagi pelaksanaan ujian kali ini, menurut Sonny telah terselenggara dengan baik, sebab potensi terjadinya kecurangan sangat kecil denga nadanya pengawasan ketat dari pengawas ruangan maupun pihak Kepolisian. “Semua soal yang diujiankan sangat dijamin tak ada kebocoran, jadi hasil yang didapat nanti pasti murni, bukan karena adanya kecurangan,” tegasnya.
 
Sonny hanya berharap seluruh siswa tetap melakukan kegiatan positif setelah mengikuti ujian, dengan tidak bermabuk-mabukan, konvoi atau melakukan tindakan lain yang melawan hukum.

“Pengumuman hasil ujian direncanakan akan dilaksanakan 26 Mei mendatang, jadi para siswa dilarang untuk melakukan tindakan melawan hukum, seragam pun tak boleh dicoret-coret. Tapi disiapkan untuk disumbangkan kepada siswa yang kurang mampu,” tukasnya
Penulis: Warsteff_Abisada
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas