Senin, 29 Desember 2014
Tribun Manado

Pick Up Rakitan Manado Siap Saingi Mobil Esemka Solo

Senin, 16 April 2012 17:23 WITA

Pick Up Rakitan Manado Siap Saingi Mobil Esemka Solo
TRIBUNMANADO/RINE ARARO
Ini pick up rakitan siswa SMK Negeri II Manado yang siap saingi mobil Esemka Solo.
Laporan Wartawan Tribun Manado Rine Araro

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Tak hanya siswa SMK di Kota Solo saja yang bisa merakit mobil, siswa SMK Negeri 2 Manado pun bisa melakukan hal tersebut. Buktinya, saat ini mereka sedang mempersiapkan perakitan satu unit mobil. Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK N 2 Manado Julian Watung SPd, Senin (16/4/2012).

Dihadapan Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil, Watung mengatakan, bahwa pekan lalu, sudah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (nota kesepahaman) antara SMK Negeri 2 dengan Perusahaan Otomotif Foday di China. "Perusahaan ini akan memberikan tiga unit mobil sebagai contoh," kata Watung.

Ia mengatakan, mobil hasil rakitan siswa didikannya ini bisa menyaingi mobil esemka buatan Kota Solo. Ditambahkannya, saat ini sedang dilakukan persiapan sarana prasarana untuk proses perakitan. "Kalau sudah lengkap sarana dan prasarananya maka perakitan akan segera dilakukan. Tak boleh ditunda-tunda karena ini dananya dari APBN," tutur Watung.

Ketua Panitia Pelaksana perakitan H Karisoh mengatakan, bahwa dana yang diberikan ini merupakan bantuan dari Kementrian Pendidikan Nasional untuk 10 sekolah yang ada di Indonesia. Kata dia, dana yang diberikan sebesar 1,950 miliar ini nantinya selain untuk persiapan sarana dan prasarana, akan digunakan untuk membeli komponen mobil. "Untuk satu unit mobil sebesar Rp 90 juta belum termasuk ongkos kirimnya," tuturnya.

Kata dia, mereka diberi batas waktu hingga bulan Mei 2012 untuk menyelesaikan rakitan mobil tersebut. Jika nantinya, hingga batas waktu tersebut belum juga selesai, menurut Karisoh, pihaknya akan meminta penambahan batas waktu ke kementrian diknas. "Kita juga berharap dari pemerintah pusat bukan hanya ini saja memberikan bantuan untuk sekolah kita, tapi bisa berkelanjutan," tuturnya.

Wakil gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil mengatakan, pihak pemerintah provinsi Sulut memberikan apresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh siswa-siswa SMK N 2. Kata dia, pihak sekolah harus memperbaiki lagi MoU-nya. "Iya karena itu tadi saya sudah berpesan segera perbaiki MoU. Kalau ini sudah siap maka Sulut bisa bersaing dengan daerah lainnya," tandas Kansil.(aro)
Penulis: Rine_Araro
Editor: Robertus_Rimawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas