A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kabupaten Bungo Belajar ke Pemko Bitung Soal Kebersihan - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Tribun Manado

Kabupaten Bungo Belajar ke Pemko Bitung Soal Kebersihan

Senin, 9 April 2012 16:53 WITA
Kabupaten Bungo Belajar ke Pemko Bitung Soal Kebersihan
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Ketua DPRD Kabupaten Bungo M Mahilli menyerahkan cinderamata kepada Asisten IV Petrus Tuange disaksikan Asisten 1 Fabian Kaloh.
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG
- Keberhasilan Kota Bitung meraih lima kali Piala Adipura secara berturut-turut, membuat sejumlah daerah ingin mencari tahu rahasia dibalik kesukseskan tersebut untuk diterapkan di daerah mereka. Hal inilah yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, yang melakukan kunjungan kerja ke pemerintah Kota Bitung, Senin (9/4/2012).

Rombongan yang di pimpin langsung oleh ketua DPRD M Mahilli diterima oleh Asissten 1 Fabian Kaloh, Asissten IV Petrus Tuange, Kadis Kebersihan Yossy Kawengian, sejumlah kabid, dan sekcam, dilantai 4 kantor walikota Bitung. "Kunjungan kerja ini untuk menggali dan mencari tahu tentang kebersihan yang ada di kota Bitung, karena kebersihan kota Bitung sudah teruji," kata M Mahilli kepada Tribun Manado usai kunjungan kerja.  Menurutnya di Kabupaten Bungo masih banyak kekurangan dalam penanganan kebersihan dan pengelolaan sampah.

"Daerah kami masih sangat kurang, untuk itu kami mencari tau apa trik yang ada di Bitung sehingga bisa menjadi kota bersih dan meraih 5 kali berturut-turut piala Adipura," tambahnya didampingi ketua komisi III. Hasil kunjungan kerja kali ini diharapkan akan menjadi bahan masukan untuk pembangunan Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, tentunya dengan barbagai komitmen yang harus dilakukan oleh pemerintah DPRD, dan masyarakat setempat.

"Ini komitrmen terhadap kebersihan, kedua komitmen terhadap dana untuk kebersihan, tiga dana untuk SKPD dan pengelola sampah melalui pemberian intensif kepada pala dan RT," kata dia. Sementara itu kepala dinas Kebersihan kota Bitung Yossy Kawengian dalam penjelasannya, menjelaskan saat ini pemko Bitung terus menerus berupaya melakukan pengelolaan kebesihan melibatkan anak sekolah.

"Anak sekolah diharapkan membawa aqua gelas, untuk difasilitasi dengan pihak ketiga yang akan membelinya, sehingga mendapat nilai ekonomis bagi," tutur Kawengian. Sementara itu terkati jam kerja petugas kebersihan bervariasi meski sudah ditetapkan yaitu pada jam 5 pagi sampai jam 9, kemudian masuk lagi jam 2 siang sampai 5 sore. "Kalau wilayah sudah bersih bisa selesai sebelum waktu yang ditentukan," tambahnya.  

Lanjut Kawengian kendaraan sampah setiap hari mengangkut sampah ke TPA sejumlah 3 ret, kalau hari libur hanya 1 ret. "Namun bayarannya sama, hanya beda di pembayaran Bbm nya," kata dia. Untuk tenaga pemangkas ada 12 orang, tenaga drainase besar 4 orang dan jarak ke TPA sekitar 5 km dari pusat kota, dan 1 km dari pemukiman warga.

Terpisah Walikota Bitung Hanny Sondakh memberikan apresiasi kepada Kabupaten Bungo yang melakukan kunjungan kerja ke pemko Bitung. "Mereka datang ingin belajar tentang kebersihan, karena Bitung sudah 5 kali berturut-turut dapat Piala Adipura," kata Sondakh melalui Asissten 1 bidang pemerintahan dan kesra Fabian Kaloh. Menurutnya ini merupakan suatu pengakuan dari pemerintah dan DPRD Kabupaten Bungo sehingga pemko Bitung hanya bisa share pengalaman saja tekait hal tersebut.

"Ini karna dalam banyak hal Kabupaten Bungo punya nilai lebih dari Bitung, daerah mereka belum pernah dapat Piala Adipura, tapi dari segi luas wilayah, jumlah penduduk, besaran APBD (PAD) dan lainnya mereka lebih besar dari Bitung," tuturnya. Untuk itulah mereka kaget saat mendengar info dari bahwa Pemko Bitung ternyata jauh lebih sedikit ketimbang Kebupaten Bungo. "Kota Bitung jauh lebih sedikit APBD-nya dibanding mereka, tapi Bitung bisa me-manage keuangannya sehingga bisa raih Adipura," tandasnya.(crz)
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas