Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Manado

Pemilik Warung di Manado Menaikkan Harga Makanan

Kamis, 5 April 2012 15:12 WITA

Laporan Wartawan Tribun Manado Budi Susilo

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Sejumlah harga makanan di Kota Manado mengalami kenaikan harga. Kenaikan ini terjadi karena kondisi harga pasar kebutuhan pokok merangkak naik.

Berdasar pengamatan tribunmanado.co.id, Kamis (5/4/2012), di rumah makan nasi Jalan Roda (Jarod), beberapa rumah makan menaikan harga. Satu di antaranya warung makan milik Risnah Kadin, harganya dinaikan karena selama berbelanja di pasar semua bahan dasar jualannya naik.

"Mau bagaimana, harga belanjaan di pasar naik, mau tidak mau jualan saya juga ikut naik, tapi untungnya konsumen juga ada yang mau mengerti," tuturnya kepada tribunmanado.co.id, Kamis (5/4/2012).

Misalnya, harga beras di pasar naik dari harga Rp 48 ribu per karungnya sekarang naik jadi Rp 54 ribu. Padahal beras ini jadi modal jualan warungnya, tidak mungkin tidak menjual nasi.

"Kalau mau tutup warung nasinya tidak mungkin dong, harus tetap berjualan," katanya.   

Selain itu, harga rica pun ikutan naik, ungkap Risnah. Perempuan ini dengan terpaksa menaikan harga jualannya, sebab komoditi seperti rica di pasar naik. "Saya belanja di pasar bersehati biasa per kilo Rp 20 ribu sekarang jadi Rp 50 ribu per kilonya," ujarnya.

Senada dengan warung makan milik Kartini Manangi. Ia menuturkan, dahulu harga telur ayam itu per butir 1000 tapi sekarang sudah naik menjadi Rp 1200, sedangkan minyak kelapa yang tadinya Rp 10 ribu jadi Rp 12 ribu per kilo.

"Ada isu BBM mau naik harga semua naik duluan.  Akhirnya jualan nasi saya juga di naikan sebesar Rp 1000," ungkapnya. (bdi)
Editor: Robertus_Rimawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas