TRIBUNMANADO.CO.ID-Seorang Ayah di Kamboja nekat merantai leher anaknya ke tiang setelah memergoki anak itu bolos sekolah untuk bermain di warnet.
Seperti
dilaporkan AFP, anak berusia 13 tahun itu dibiarkan terikat selama
hampir dua jam sebelum akhirnya dilepaskan oleh Kepolisian.
Pihak Kepolisian datang ke lokasi setelah para tetangga anak itu melaporkan apa yang terjadi.
"Ayahnya
sangat marah karena menemukan anaknya ada di warnet dan membolos
sekolah, ia memberi pelajaran dengan merantai anaknya di depan umum agar
orang melihat," ujar Cheth Vanny, Wakil Kepala Polisi di Battambang,
Kamboja.
Sang Ayah, Sok Theun, dikabarkan juga sering memukuli anak itu. Pria 40 tahun itu kini buron.
Kamboja
memiliki penetrasi internet yang relatif rendah dibandingkan negara
Asia Tenggara lainnya. Kurang dari 1,5 persen dari 14 juta warganya
tercatat sebagai pelanggan internet pada 2010.
Meski demikian,
jumlah pengguna internet meningkat seiring maraknya warnet di wilayah
perkotaan. Game online pun makin populer di kalangan remaja.
Editor : Andrew_Pattymahu
Bergabunglah dengan Tribun Manado Sharing Community untuk update berita Sulawesi Utara dan berbagi informasi kegiatan komunitas Anda.
Follow twitter kami di @Tribun_Manado untuk mengakses berita melalui twitter.