Tribun Manado - Rabu, 28 Maret 2012 18:43 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID TOMOHON — Herry Lantang, Camat Tomohon Utara
menegaskan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini, akan segera melakukan
penanaman patok di lahan-lahan milik warga yang direncanakan masuk dalam jalur
pelebaran jalan Manado-Tomohon pada 2013 mendatang.
“Penanaman
patok tersebut kami lakukan untuk mempermudah proses pembebasan lahan, karena
ditargetkan Juni 2012 ini, prosesnya sudah selesai,” tegasnya kepada Tribun
Manado, Rabu (28/3/2012).
Lantang
menjelaskan khusus wilayah Tomohon Utara seperti Tinoor, Kinilow dan Kakaskasen
luas lahan yang akan dibebaskan diperkirakan mencapai 24 hektar untuk
memuluskan pelebaran jalan yang diperkirakan bisa lebih memuluskan akses
transportasi dari Manado ke Tomohon. Dimana khusus pembebasan nanti, biayanya
disesuaikan dengan NJOP dengan taksiran harga Rp 5 ribu hingga Rp 240 ribu per
meternya.
“Dari
Pemerintah Tomohon sendiri menyiapkan Rp 1 Miliar untuk pembebasan lahan,
sedangan dari Pemerintah Provinsi informasi ada dana sekitar Rp 200 Milyar,
tapi diperuntukkan bagi pembebasan lahan jalan yang ada di Sulut, seperti Ring
Road II, Jalan Tol Manado-Bitung, termasuk Manado-Tomohon juga,” ungkapnya.
Dijelaskan
Lantang, pemerintah kini telah menetapkan moratorium jual beli lahan yang masuk
di wilayah jalur Manado-Tomohon, untuk memperkecil terjadinya resistensi.
“Moratorium
diterapkan untuk mencegah adanya spekulan tanah yang ikut main, karena dapat
menghambat proses pembangunan jalan ini. Mereka bisa saja berbelit-belit dengan
menetapkan harga tinggi,” katanya.
Saat ini,
pemerintah sendiri terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait luas
dan dimana saja lahan yang nantinya akan digunakan untuk jalur Manado-Tomohon. “Kami
nantinya akan bekerjasam dengan Dinas Pekerjaan Umum, karena mereka yang paham
betul posisi jalan ini,” tutur Lantang.
Roy
Tangkawarouw, Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Tomohon mewakili Kepala Dinas Enos Pontororing menjelaskan pelebaran jalan
Manado-Tomohon direncanakan hingga 20 meter dengan rincian, trotoar kiri kanan
jalan 4 meter, ruas jalan 14 meter dan median 2 meter.
“Akses transportasi
pasti akan lebih cepat dan mudah, jika kondisinya sudah diperlebar,” tukasnya.