A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Camat Tomohon Utara akan Patok Lahan Warga - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Manado

Camat Tomohon Utara akan Patok Lahan Warga

Rabu, 28 Maret 2012 18:43 WITA
TRIBUNMANADO.CO.ID TOMOHON — Herry Lantang, Camat Tomohon Utara menegaskan bahwa pihaknya dalam waktu dekat ini, akan segera melakukan penanaman patok di lahan-lahan milik warga yang direncanakan masuk dalam jalur pelebaran jalan Manado-Tomohon pada 2013 mendatang.

“Penanaman patok tersebut kami lakukan untuk mempermudah proses pembebasan lahan, karena ditargetkan Juni 2012 ini, prosesnya sudah selesai,” tegasnya kepada Tribun Manado, Rabu (28/3/2012).

Lantang menjelaskan khusus wilayah Tomohon Utara seperti Tinoor, Kinilow dan Kakaskasen luas lahan yang akan dibebaskan diperkirakan mencapai 24 hektar untuk memuluskan pelebaran jalan yang diperkirakan bisa lebih memuluskan akses transportasi dari Manado ke Tomohon. Dimana khusus pembebasan nanti, biayanya disesuaikan dengan NJOP dengan taksiran harga Rp 5 ribu hingga Rp 240 ribu per meternya.

“Dari Pemerintah Tomohon sendiri menyiapkan Rp 1 Miliar untuk pembebasan lahan, sedangan dari Pemerintah Provinsi informasi ada dana sekitar Rp 200 Milyar, tapi diperuntukkan bagi pembebasan lahan jalan yang ada di Sulut, seperti Ring Road II, Jalan Tol Manado-Bitung, termasuk Manado-Tomohon juga,” ungkapnya.

Dijelaskan Lantang, pemerintah kini telah menetapkan moratorium jual beli lahan yang masuk di wilayah jalur Manado-Tomohon, untuk memperkecil terjadinya resistensi.

“Moratorium diterapkan untuk mencegah adanya spekulan tanah yang ikut main, karena dapat menghambat proses pembangunan jalan ini. Mereka bisa saja berbelit-belit dengan menetapkan harga tinggi,” katanya.

Saat ini, pemerintah sendiri terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait luas dan dimana saja lahan yang nantinya akan digunakan untuk jalur Manado-Tomohon. “Kami nantinya akan bekerjasam dengan Dinas Pekerjaan Umum, karena mereka yang paham betul posisi jalan ini,” tutur Lantang.

Roy Tangkawarouw, Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Tomohon mewakili Kepala Dinas  Enos Pontororing menjelaskan pelebaran jalan Manado-Tomohon direncanakan hingga 20 meter dengan rincian, trotoar kiri kanan jalan 4 meter, ruas jalan 14 meter dan median 2 meter.

“Akses transportasi pasti akan lebih cepat dan mudah, jika kondisinya sudah diperlebar,” tukasnya.
Penulis: Warsteff_Abisada
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
64581 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas