Tribun Manado - Minggu, 18 Maret 2012 13:55 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke
TRIBUNMANADO.CO.ID,
MANADO - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) PT Bank Primaesa menurunkan biaya
operasional khususnya beban bunganya.
Penurunan ini mengikuti perubahan
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan suku bunga pinjaman bank umum
dari 6,5 persen menjadi 6,0 persen.
"Berkurangnya beban bunga
operasional yang merupakan variable cost ini tentunya memberikan efek
positif bagi Suku Bunga Dasar Kredit atau Base Lending Rate yang
ditetapkan untuk Kredit yang nantinya akan disalurkan," kata Direktur PT
Bank Primaesa, Fredrik Runtunuwu, kepada tribunmanado.co.id, melalui telepon genggamnya, Minggu (18/3/2012).
Ia
menjelaskan Asset dan Liability Committee (ALCO), management Bank
Primaesa telah menetapkan tingkat suku bunga baru sesuai dengan
perkembangan dan
peraturan yang berlaku. Fredrik berharap penetepan suku bunga tersebut
dapat lebih bersaing dan memberikan peluang kepada pelaku usaha mikro
kecil dan menengah (UMKM) dalam hal mendapatkan pinjaman.
"Tentunya
ini akan memberikan peluang kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan
menengah untuk mendapatkan pinjaman dari Bank Primaesa dengan tingkat
suku bunga pinjaman yang lebih terjangkau, guna menunjang bisnis dari
para pelaku UMKM. sehingga secara langsung dan nyata memberikan
sumbangan nyata bagi perkembangan ekonomi daerah," ujarnya.