Kesehatan
RS Siloam Beberkan Ilmu Saraf
Siloam Hospital (SH) kembali melaksanakan seminar simposium klinis tentang perkembangan seputar saraf.
TRIBUNMANADO.CO.ID , MANADO - Siloam Hospital (SH) kembali melaksanakan seminar simposium klinis tentang perkembangan seputar saraf dengan tema New Forntier of Neuroscience.
Seminar ini merupakan kerja sama dengan Ikatan Dokter
Indonesia (IDI) dan Dinas Kesehatan serta Fakultas Kedokteran
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Berdasarkan rilis yang diterima Tribun Manado, Sabtu (17/3). Kegiatan
seminar simposium ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu (17/3)
dan Minggu (18/3) di Hotel Aryaduta Manado.
Dalam pertemuan tersebut,
Siloam Hospitals memboyong tim bedah sarafnya guna memberikan penyajian
tentang berbagai topik dan perkembangan seputar kasus saraf.
Topik-topik yang dibawakan dalam seminar tersebut seperti pengenalan
bedah saraf, tumor otak, keselamatan pasien, cedera kepala, bedah saraf
anak dan kelainan vaskuler otak. Sebelumnya juga, Prof Dr dr Eka
Wahyupramono SpBS juga memberikan seminar di Fakultas Kedokteran Unsrat.
Menurut Dekat Fakultas Kedokteran Unsra, Prof dr Sarah Maria Warouw
SpA-K mengatakan, perkembangan di dunia kedokteran mengalami kemajuan.
Sehingga calon dokter harus mengikuti dan mempelajari wawasan teknologu
terbaru.
Selain itu juga pihaknya akan terus bersinergi dengan Siloam Hospital
untuk terus meningkatkan kerja sama dalam meningkatkan kualitas para
dokter.
Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Maxi Rondowunu menyatakan seminar tersebut
sangat dibutuhkan para dokter di wilayah Sulut. Hal guna menambah
wawasan dan keterampilan para dokter tersebut.
Menurutnya dengan seminar tersebut, pengetahuan para dokter bertambah
sehingga terus berinovasi dalam bidang bedah saraf. Dengan demikian
dapat meningkatkan ketepatan dan kecepatan para dokter dalam penanganan
pasien dan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. (*/def)