Sabtu, 20 Desember 2014
Tribun Manado

Presiden FIFA Temui Presiden Brasil Guna Mengakhiri Kisruh

Sabtu, 17 Maret 2012 15:37 WITA

Presiden FIFA Temui Presiden Brasil Guna Mengakhiri Kisruh
Daylife/Reuters
Presiden Brasil Dilma Rousseff (kanan) menjabat tangan Presiden FIFA Sepp Blatter (tengah) disaksikan oleh pemain legendaris Brasil, Pele (kiri) di Istana Planalto di Brasilia, Jumat (16/3/2012), untuk mengakhiri kisruh karena kritik pedas Sekjen FIFA, Jerome Valcke.
TRIBUNMANADO.CO.ID, BRASILIA - Presiden federasi sepak bola dunia (FIFA), Sepp Blatter, akhirnya menemui Presiden Brasil Dilma Rousseff, Jumat (16/3/2012). Pertemuan ini digelar sebagai tindak lanjut permohonan maaf FIFA kepada pemerintah Brasil atas kisruh mengenai persiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2014 yang dipicu oleh kritik Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke.

Usai pertemuan ini, Blatter mengatakan bahwa FIFA siap bekerja sama dengan Brasil untuk memastikan perhelatan akbar sepak bola ini berjalan dengan sangat baik.

"Kami sampai pada kesimpulan bahwa kami akan bekerja sama dan bergandengan tangan dan kami akan mampu mempersembahkan ajang Piala Dunia paling luar biasa yang pernah diselenggarakan," ungkap Blatter seperti dilansir AFP.

Pada awal Maret, Valcke mengeluarkan pernyataan kontroversial mengenai persiapan Piala Dunia 2014 di Brasil yang lamban. Bahkan dia menyebutkan, negeri tim samba itu membutuhkan "tendangan dari belakang". FIFA memang mencatat perkembangan renovasi konstruksi stadion dan persiapan infrastruktur di Brasil sangat menggemaskan.

Pernyataan ini pun menuai kekecewaan dari pemerintah Brasil. Melalui Rebelo, pemerintah menyatakan bahwa mereka tidak akan mengakui lagi Valcke sebagai juru bicara FIFA. Untuk mencairkan ketegangan, pekan lalu, Blatter telah melayangkan permohonan maaf tertulis kepada pemerintah Brasil. (*)
Editor: Dion_Putra
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas