Minggu, 26 April 2015

4 Cara Ngobrol dengan Dokter Lebih Lama

Selasa, 21 Februari 2012 13:39


Dokter kandungan boleh dibilang dokter yang paling sibuk. Bila ingin berkonsultasi dengan dokter senior, kadang-kadang Anda harus membuat janji sebulan sebelumnya. Namun antrian pasien yang begitu panjang juga membuat dokter tak bisa leluasa memberikan konsultasi untuk Anda. Belum lagi jika sang dokter harus segera melakukan tindakan seperti operasi, ia tentu harus sering meninggalkan ruang praktik.

Jika pun Anda bisa "berkencan" lebih lama dengan sang dokter, belum tentu obrolan Anda bisa nyambung. Maklum, dokter selalu menggunakan istilah-istilah medis yang tak Anda pahami. "Sekolah kedokteran memang mengajarkan mahasiswanya untuk berinteraksi dengan pasien, namun begitu mereka mulai berpraktik sebagai dokter, perilaku alami mereka pasti nampak," ujar Sherrie Kaplan, PhD, peneliti utama mengenai interaksi dokter-pasien.

Boleh percaya boleh tidak, namun pasien yang puas lebih mungkin menjadi pasien yang sehat, demikian menurut penelitian University of California, Irvine. Karena itu, cobalah mengubah cara Anda berkonsultasi dengan dokter dengan mengenali situasi berikut.

Dokter sudah mengulurkan tangan tanda berpisah sebelum Anda puas dengan jawabannya.
Solusi: Buat catatan mengenai apa saja yang ingin Anda ketahui, dan tunjukkan daftar pertanyaan tersebut pada dokter ketika Anda menemuinya di ruang praktek, demikian saran Larry Mauksch, MEd, pengajar senior dalam bidang pengobatan keluarga di University of Washington, Seattle. Jangan menunggu sampai pertemuan berakhir untuk melontarkan topik-topik yang paling penting. Catat juga setiap jawaban yang diberikan oleh dokter. Sekadar informasi, para peneliti Johns Hopkins University mendapati bahwa dokter perempuan secara rata-rata memberikan konsultasi dua menit lebih lama daripada dokter pria.

Tip: Acuhkan saja bila dokter mulai terkesan memburu Anda untuk segera mengakhiri pertemuan. Segera lontarkan pertanyaan dari daftar yang belum sempat Anda tanyakan sebelumnya.

Dokter berbicara dengan istilah-istilah kedokteran tanpa menjelaskan apa maknanya.
Solusi: Sebanyak 78 persen pasien tidak benar-benar mengerti apa yang dikatakan oleh dokternya, demikian laporan sebuah studi di Annals of Emergency Medicine. "Katakan saja pada dokter, 'Dok, Anda menggunakan kata-kata yang tidak saya mengerti', atau 'Saya tidak mengerti mengapa Anda menyarankan hal itu'," ujar Mauksch.

Ulangi setiap kata asing yang Anda dengar, dan tanyakan pada dokter apakah Anda mengucapkannya dengan benar, lalu tulis pada catatan Anda. Tak perlu malu menanyakannya. Bayangkan kalau dokter tersebut mendengarkan Anda berbicara dengan rekan kerja Anda menggunakan istilah-istilah internal di bank atau bagian produksi stasiun televisi atau advertising. Tentu dokter juga tidak mengerti.

Halaman12
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas