Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Indeks

Indeks Bergerak Mixed

Penguatan indeks ditopang langsung dari penguatan saham-saham seperti ASII Rp 69.150 atau 1,54 persen

Tayang:
Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke


TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO
- Walaupun indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak mixed dengan rentang 3.676-3.618, namun pergerakan indeks diawal minggu ini mampu ditutup positif sebesar 0,27 persen di level  3.647. Penguatan indeks ditopang langsung dari penguatan saham-saham seperti ASII Rp 69.150 atau 1,54 persen, GGRM Rp 61.550 atau 2,58 persen, dan KLBF Rp 3500 atau 3,7 persen.

"Tercatat hari ini asing melakukan net buy, ASII sebesar Rp 9 miliar, KLBF sebesar Rp 8.06 miliar dan INDY sebesar Rp 5.2 miliar, sedangkan pada saham2 bluechip seperti perbankan tercatat asing melakukan net sell terbesar BMRI Rp 196 miliar, BBRI Rp 96 miliar, ITMG Rp 81.2 miliar, dan TLKM Rp 42 miliar," kata Senior Relation Manager PT Sinarmas Sekuritas Manado, Pipit N Sumarno, pada Tribun Manado, Senin (28/11).

Pipit menambahkan saham yang paling banyak mengalami tekanan jual terjadi pada saham batubara HRUM Rp 6.950 atau turun 5,4 persen. Hal ini karena konversi employee mangement stock option plan (EMSOP) pada 5 des 2011-16 janu 2012 sejumlah 4,5 juta saham.

"Dimana harga EMSOP tersebut disebarkan kepada karyawan pada harga Rp 5.900, menyebabkan hari ini saham HRUM mengalami penurunan cukup signifikan," ujarnya.

Selain itu, pelemahan market dimana tercatat asing melakukan net sell 747M, dan rupiah melemah diatas Rp9.100 diperkirakan karena BI mengumumkan penghentian operasi pasar terhadap mata uang rupiah. Selain itu, pekan ini market juga akan diperhadapakan dengan laporan ekonomi dari AS mengenai pengangguran nonfarm pada hari jumat, dan angka penjualan rumah pada hari selasa besok yang dapat mempengaruhi pergerakan market selama sepekan.

"Di luar dari segala perkembangan berita yang ada, tim research sinarmas masih memprediksi view market hingga akhir tahun IHSG berpeluang berada di kisaran 4.000, dengan saham pilihan coal miners dan agrobisnis," ucap Pipit.

Untuk pergerakan sepekan ini, Pipit menguatarakan IHSG akan berpotensi mengalami pembalikan penguatan dengan rentang 3550-3830. Sementara itu, nilai transaksi saham yang berhasil diperoleh mencapai sebesar Rp 3,8 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 2,62 miliar lembar saham. (def)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved