A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Menteri Lingkungan Hidup Tanya Letak Kotamobagu - Tribun Manado
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribun Manado

Menteri Lingkungan Hidup Tanya Letak Kotamobagu

Kamis, 24 November 2011 20:00 WITA
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU
- Kotamobagu sebagai daerah baru harus memiliki prestasi yang membanggakan sehingga bisa dikenal. Demikian dikatakan Wali Kota Kotamobagu Djelantik Mokodompit saat membuka acara sosialisasi Adipura bersama Kantor Lingkungan Hidup Provinsi, Kamis (24/11/2011).

Djelantik masih mengenang bagaiman pembawa acara penganugerahan piagam Adipura 2011 menyebut Kotamobagu sebagai sebuah kabupaten. Bahkan, Menteri Lingkungan Hidup pun menanyakan dimana Kotamobagu tersebut.

"Kotamobagu hampir tak terlihat dalam Atlas. Sebab itu kota ini harus berprestasi agar dikenal. Nantinya setiap orang mengenal Kotamobagi sebagai daerah yang sehat dan bersih," kata Djelantik.

Dikatakan, untuk menwujudkan kota bersih dan juga sehat, adalah tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat. "Pemkot ini hanya berperan sebagai pendorong atau motivator, dan juga sebagai fasilitator. Sebab, dalam hal tanggung jawab, itu menjadi tugas kita bersama yag merasa sebagai warga kota Kotamobagu," jelasnya.

Saat sosialisasi tersebut Djelantik pun mempertanyakan ketidakhadiran beberapa perangkat desa/kelurahan. Dia mengharapkam ke depan acara model tersebut diundang seluruh perangkat desa/kelurahan tidak hanya lurah/sangadi saja.

"Agar sosialisasi ini bisa berjalan maksimal, ke depan jangan lupa untuk mengundang juga seluruh aparat di desa/kelurahan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat/adat," tambah dia. (suk)
Penulis: Edi_Sukasah
Editor: Robertus_Rimawan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
56676 articles 8 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas