Pendidikan
Data Anak Putus Sekolah di Tomohon Kabur
Instruksi Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tomohon Jimmy Eman ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dispora)
Tayang:
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID—Instruksi Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tomohon Jimmy
Eman ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dispora)untuk mendata anak
putus sekolah di daerah ini belum juga dirampungkan. Pendataan baru tuntas dilakukan khusus Kelurahan Pangolombian
Kecamatan Tomohon Selatan, itu pun bentuk tindak lanjut temuan DPRD dari hasil
reses yang dilakukan.
Hasil
temuan reses yang dilakukan DPRD sedikitnya ada 50 anak putus sekolah
berdasarkan informasi masyarakat. Namun, dari hasil tindak lanjut hanya enam
warga saja yang putus sekolah, tiga diantaranya sudah didaftarkan ke sekolah
untuk kembali menimba ilmu. “Pendataan anak putus sekolah di Pangolombian sudah
tuntas, soal berapa jumlahnya bukan menjadi kewenangan kami untuk menyampaikan,”
kata Edyson Mamuaja, Kabid Pemuda mewakili Kepala Dispora Wendy Karwur, Jumat
(18/11) pekan lalu.
Robby
Kalangi, Camat Tomohon Selatan, menambahkan dari pendataan yang dilakukan di
Pangolombian, jumlah anak putus sekolah ada enam orang, tiga diantaranya sudah
disekolahkan secara reguler, sementara sisanya tak bisa disekolahkan lagi,
karena tak masuk usia sekolah.
“Tiga yang disekolahkan merata disemua tingkatan, satu SD, satu SMP dan Satu SMA,” jelasnya.
Jumlah
anak putus sekolah di kelurahan tersebut menurutnya tak sebanyak seperti yang
ditemukan DPRD saat melakukan reses, dimana angkanya mencapai 50 orang. “Tidak
sebanyak itu (50 orang),” ungkapnya.
Di
Tomohon Utara sendiri menurut Camat Herry Lantang pendataan sudah dilaksanakan,
namun angka pastinya tak diingat lagi. “Mereka rencananya akan disekolahkan
lagi, dengan harapan nantinya bisa mendapatkan pendidikan yang layak, tapi akan
dikoordinasikan dan dibicarakan dulu dengan instansi terkait untuk ditempatkan
di sekolah mana,” tuturnya.
Toar
Pandeiroth, Camat Tomohon Utara mengungkapkan pihaknya telah menindaklanjuti
permintaan Dispora untuk mendata anak putus sekolah di daerahnya. “Sementara
didata, direncanakan Senin (hari ini) sudah rampung,” tuturnya.
Terpisah,
Paulus Sembel, Ketua Komisi A DPRD Kota Tomohon meminta Dispora melakukan
konfrontir ke masyarakat yang mengungkapkan adanya 50 anak putus sekolah di
Pangolombian saat reses. “Jadi pendataan Dispora harus akurat, supaya jelas
berapa anak putus sekolah di 44 Kelurahan yang ada di Kecamatan 5 Kota Tomohon,” ungkap Sekretaris fraksi PDI
Perjuangan itu.
Menurus
Sembel, jika data anak putus sekolah sudah jelas dan akurat, maka perencanaan
program perlu disiapkan, untuk menindaklanjutinya, apakah akan kembali di
sekolahkan atau bentuknya seperti apa.
“Programnya juga harus jelas dan konsisten dijalankan, agar upaya memacu peningkatan mutu pendidikan di Tomohon bisa berjalan sesuai yang diharapkan,” tegasnya. (War)