Selasa, 27 Januari 2015

Warga Pulau Bangka Bentrok Dipicu Isu Jual Beli Lahan Pasir Besi

Jumat, 11 November 2011 17:37 WITA

Warga Pulau Bangka Bentrok Dipicu Isu Jual Beli Lahan Pasir Besi
TRIBUNMANADO/FRANSISKA NOEL
Suasana tenang dan indah yang menghias pesisir pantai desa Kahuku Pulau Bangka Likupang Timur Jumat pagi (11/11/2011) sontak berubah mencekam saat sejumlah warga Desa Kahuku berteriak dan mengancam warga Desa Lihunu yang termasuk masih satu pulau dengan Desa Kahuku.


TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Suasana tenang dan indah yang menghias pesisir pantai desa Kahuku Pulau Bangka Likupang Timur Jumat pagi (11/11/2011) sontak berubah mencekam saat sejumlah warga Desa Kahuku berteriak dan mengancam  warga Desa Lihunu yang termasuk masih satu pulau dengan Desa Kahuku.

Peristiwa ini dipicu ketika beberapa warga yang berasal dari Desa Lihunu merapat dengan kapal motor di pesisir Desa Kahuku pagi yang sama.

Ternyata, beberapa waktu terkahir ini telah tercipta ketegangan antara warga kedua desa. Pemicunya adalah perbedaan pendapat antara kedua belah pihak menanggapi isu yang berkembang tentang rencana perusahaan tambang PT Mikro Metal Perdana membeli sebagian besar lahan warga untuk kepentingan rencana penambangan pasir besi di Pulau Bangka.

Pantauan Tribun Manado, beberapa pria dari Desa Kahuku bahkan sampai memukul beberapa pria lain yang berasal dari Desa Lihunu.

"Pulang sana, jangan injakan kaki di pulau ini, kalau tidak kepala kalian taruhannya," teriak salah seorang warga Kahuku mengusir warga Desa Lihunu dan kapal motor yang mereka tumpangi.

Suasana  menegangkan berlangsung hampir setengah jam karena percecokan yang terjadi antara kedua belah pihak.

Penyebab kericuhan adalah karena sebagian besar warga Desa Kahuku menyatakan niat menjual lahan mereka dengan harga 1,5 juta rupiah per meter ke perusahan tambang PT Mikro Metal Perdana. Sedangkan di lain pihak hampir sebagian besar warga desa Lihunu menyatakan penolakan akan rencana pembelian lahan mereka untuk dijadikan lokasi tambang pasir besi.

Halaman123
Penulis: Fransiska_Noel
Editor: Robertus_Rimawan
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas